The Steampunk Bible Jeff VanderMeer dan SJ Chambers
June, 30th 2011
Pernah menyaksikan film Sherlock Holmes dan terpikat dengan alat-alat yang ia miliki? Apa yang ada itu menyerupai alat-alat era kejayaan mesin uap masa Victorian, kesannya alih-alih kuno justru canggih, dinamis, sekaligus estetis. Karya-karya ini kemudian diistilahkan dengan “steampunk”, dan tanpa disadari tersemat dalam film-film fiksi ilmiah, bahkan sastra, komik, musik, dan fashion.
Walau sudah muncul pada film-film Hollywood 1980-an, tak banyak yang menyusun sejarah seni ini selayaknya seni-seni yang sudah populer. Kondisi tersebut memancing Jeff VanderMeer dan SJ Chambers untuk mengumpulkan segala hal termasuk sejarah steampunk ke dalam buku tebal berjudul lengkap The Steampunk Bible: An Illustrated Guide to the World of Imaginary Airships, Corsets and Goggles, Mad Scientists, and Strange Literature.
VanderMeer dan Chambers akan mengajak kita menelusuri akar dalam karya Jules Verne dan HG Wells. Para pengikut dari seni steampunk merayakan kehebatan para penemu sebagai seorang seniman sekaligus pahlawan. Steampunk juga dihadirkan untuk membangkitkan betapa menariknya dari sebuah penemuan dan membuatnya ulang sesuai keinginan. Steampunk pun menyuguhkan pola pikir do-it-yourself (DIY) dalam menjalani masa depan sekaligus mengapresiasi teknologi lawas yang mungkin sekarang sudah punah.
0 Comments
Be the first to comment.