BOOKS RECOMMENDATIONS

Puss in Boots

November, 21st 2011

Puss in Boots

Penggemar film Shrek tentu tahu tokoh Puss. Muncul di bagian kedua, Puss adalah teman baik Shrek yang membantunya menyelamatkan Fiona. Karakternya centil dengan suara bariton dan mata imut jenaka, digemari banyak orang. Ini  jadi alasan kenapa Puss in Botts hadir sebagai prekuel dari seri Sherk. ‘Puss in Boots’ bercerita tentang masa lalunya sebelum bertemu Shrek.

Chris Miller yang menjadi sutradara Shrek 3 juga memegang posisi yang sama di kartun buatan Dream Work Animation ini. Kisahnya, Puss dibesarkan di panti asuhan. Ia berteman dengan seorang pemimpi yang culas juga licik, Humpty Alexander Dumpty. Dua sekawan ini terobsesi menemukan kacang ajaib yang dapat memberikan jalan ke kastil raksasa di atas awan. Konon, di sana angsa dapat menghasilkan telur yang terbuat dari emas murni. Di sepanjang petualangan, keduanya bertemu Kitty Softpaws,  si pencuri lihai. Ketiganya berkolaborasi ikut mencari telur emas.

Ditengah pencarian telur emas, ada kabar kalau sepasang penjahat kejam bernama Jack dan Jill sedang merencanakan tindak kejahatan keji. Konon, sepasang penjahat yang tak kenal belas kasihan ini berhasil menemukan kekuatan dari zaman kuno. Keduanya berencana menggunakan kekuatan itu untuk menghancurleburkan dunia. Ketiga jagoan ini harus segera menemukan Jack dan Jill atau kekacauan bakal merajalela.

Film yang digarap dalam format 3D ini sangat menghibur. Kisah drama sekaligus humor ini juga dianggap membalikkan kisah dongeng yang selama ini dikenal anak-anak. Antonio Banderas, Salma Hayek, Zach Galifianakis, Billy Bob Thornton, Amy Sedaris adalah pengisi suara di film ini.

 

Contact the writer at nevy.elysa@mediasatu.com

Follow her on Twitter

0 Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.