Plastic Heaven: Bukan Cinta Jika Tak Meneteskan Airmata (Hilbram Dunar)
December, 14th 2011
Tak cukup sebagai presenter radio dan televisi, master of ceremony, serta pengajar public speaking, Hilbram Dunar juga cakap 'cuap-cuap' dalam tulisan. Plastic Heaven yang diluncurkan 15 Desember lalu ini menjadi bukti keandalannya 'berbicara'. Ini adalah sebuah buku kumpulan cerita pendek yang mengusung cinta sebagai ide utamanya. Menyuguhkan segala cerita, lika-liku, dan fenomena hidup bertajuk cinta. Tak melulu cerita yang manis, cinta yang ragu-ragu, cinta yang palsu, cinta yang terlarang, cinta yang bikin pusing, juga yang menyedihkan soal cinta juga tersaji apik. Hilbram tidak mencoba mendefinisikan cinta, tapi membeberkan ragam wujud cinta.
Di buku ini, Hilbram tampil dengan 51 cerita pendek yang disuguhkan secara ringan dan ringkas, tapi lumayan membikin penasaran. Plastic Heaven, yang menjadi judul buku, adalah salah satu cerita yang disajikan. Plastic Heaven dianggap perumpamaan yang paling representatif dari isi cerita dan fakta tentang cinta. Kebanyakan ide cerita yang dihadirkan Hilbram terinspirasi cerita dari teman, rekan kerja, pengalaman pribadi, juga lingkungannya sekitar. Anya Dwinov, DJenar Maesa Ayu, Wanda Hamidah, yang menjadi beberapa sumber ide cerita Hilbram dalam buku ini, yang juga menuliskan komentarnya dalam buku ini, hadir dalam acara peluncuran dan diskusi buku ini yang digelar di Kinokuniya, Plaza Senayan, beberapa waktu lalu. Menyoal Djenar Maesa Ayu, ide menulis buku ini diakui Hilbram terinspirasi oleh salah satu buku karya Djenar. Buku yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama ini sudah tersedia di toko buku seharga Rp47.000.
Review oleh Hapis Sulaiman
Contact the writer at hapis.sulaiman@mediasatu.com
Follow him on Twitter
0 Comments
Be the first to comment.