DVD RECOMMENDATIONS

Babies

November, 8th 2010

Babies

"Everybody loves Babies!", demikian tagline dari film dokumenter ini. Tidak ada unsur romantika picisan, yang ada hanya kehidupan polos para mahkluk mungil nan mengemaskan yang biasa kita sebut Bayi.


Ya, Thomas Balmes sutradara asal Perancis sukses menjadikan Babies sebagai sebuah film dokumenter menyenangkan untuk ditonton bagi siapa saja. Tidak perlu menjadi jenius untuk bisa menikmati momen-momen manis, lucu dan menghibur murni dari tingkah laku polos keempat bayi bernama Ponijao, Bayrjargal, Mari, dan Hattie.

Yang menarik, masing-masing bayi berasal dari keluarga terpilih mewakili keberagaman etnis dunia. Si kecil Ponijao berasal dari keluarga yang tinggal di daerah gersang bernama Opuwo, Namibia. Bayrjargal hidup di tenda pertanian dekat Bayanchandmani, Mongolia. Mari, terlahir di daerah urban modern Tokyo, Jepang dan terakhir Hattie di San Franssico, Amerika Serikat.

Totalitas dituangkan Balmes dalam menggarap kehidupan bayi-bayi ini selama dua tahun. Ia melintasi dunia dan menghabiskan waktunya sekitar dua minggu bersama tiap-tiap keluarga dan merekam setiap momen-momen penting secara dinamis dan berkala dengan teknik sinematografi yang indah. Mulai dari saat mereka lahir, belajar berdiri hingga saat mereka mulai mengucapkan kata pertama. Balmes mengambil gambar sebanyak 45 menit perhari, menghasilkan video mentah selama 400 jam yang kemudian diedit jadi film berdurasi 79 menit.

Hasilnya begitu menghibur. Para bayi yang memang memiliki pesonanya sendiri mampu membuat Anda tersenyum. Tidak hanya itu, perbedaan cara mengasuh, faktor ekonomi keluarga hingga budaya dari masing-masing daerah asal sang bayi menjadi faktor hiburan yang menarik untuk di ikuti. Kehidupan Ponijao dan Bayrjargal yang tinggal di daerah terpencil penuh dengan kesederhanaan, sangat bertolak belakang dengan Mari dan Hattie yang berkecukupan.

Namun, bayi-bayi tersebut tidak mau tahu. Mereka semua terlihat bahagia dengan kehidupannya masing-masing. Hubungan antara anak dan orangtua dalam kasih murninya adalah tema yang coba dituangkan film ini. Kisah tersebut diharapkan mampu mengingatkan agar kita lebih menghargai dan selalu memberikan cinta kasih baik kepada anak atau pun orangtua.

 
Contact the writer at ferry.ardiansyah@mediasatu.com
Follow him on Twitter

0 Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.