'Circle' as a Signal of AiB's Musical Change
March, 10th 2011
Di tahun 2008, Amazing in Bed (AiB) merilis debut album mereka dengan tajuk self-titled. Musik yang mereka usung cukup unik, yakni menggabungkan kebisingan punk rock dengan kelembutan suara perempuan. Layaknya androgini yang lahir kembali di dunia modern. Tema lagu yang mereka angkat didominasi oleh pendangan mereka terhadap lingkungan sekitar (ibukota Jakarta) sehingga tak berlebihan kala banyak media melabeli mereka dengan urban riot girrrl band!
Layaknya makhluk hidup yang tumbuh, AiB pun demikian. Di tengah pertumbuhan yang sedang mereka alami, posisi vokalis beberapa kali mengalami perubahan. Setelah beberapa lama menggantikan Vina, Lani pun menyerahkan microphone-nya kepada Maya. Perubahan ini tak pelak ikut mempengaruhi musik band dan kerap membuat penggemar penasaran akan inovasi yang akan mereka suguhkan.
Masuk tahun 2011, AiB yang kini dimotori Nicko (gitar), Aldin (gitar), Pondra (bass), Vembi (drum) dan Maya (vokal) akan melempar album kedua mereka. Setelah cukup lama berkontemplasi dan disibuki jadwal manggung yang cukup padat, AiB kembali masuk studio selama setengah tahun belakangan ini. Hasilnya, banyak kejutan yang diberikan mereka lewat album sophomore-nya ini.
Sebagai awalan, Circle dipilih sebagai single di pasaran. Di lagu ini, AiB mengajak menunjukkan perubahan mereka dari segi lirik. Jika sebelumnya mereka banyak membicarakan tema sosial, AiB mulai masuk ke wilayah individual. Tema yang diangkat Circle adalah crooked relationships. Kelembutan suara Maya yang meratapi bentuk hubungan yang berliku akan membawa pendengar memaknai kembali tentang arti sebuah hubungan. Dan, Maya memutuskan bahwa separation is the only way, and each other go back to their circle of friends, and end the circle of drama they had.
Tak hanya di lirik, Circle juga menandai perubahan AiB dalam segi musik. AiB sekarang tak melulu diisi distorsi, dentuan bas, dan rentetan drum. Di Circle, struktur musik yang mereka bangun lebih dinamis. Di lagu ini, mereka juga menggandeng Aji 'The Milo' yang ikut menyumbangkan suara dan petikan gitarnya.
Seperti sedang berlayar di lautan pasifik nan teduh, Circle dibuka dengan kesederhanaan nada dari sebuah gitar. Jentik jari yang ikut masuk di pembukaan juga menyiratkan kepercayaan diri band yang semakin matang ini. Masuk ke bridge, pendengar akan dikejutkan oleh suara gitar yang watery dan disusul oleh hentakan distorsi sebelum berlanjut ke bagian reffrain. Sebuah part yang sulit ditemukan di lagu-lagu AiB sebelumnya. Selain itu, paduan suara Maya dan Aji juga menciptakan bentuk keharmonisan tersendiri.
Menilik Circle lebih dalam, tampaknya akan banyak kejutan yang diberikan AiB di album yang akan datang. Selain mengajak Aji, kabarnya AiB juga mengajak beberapa musisi lain untuk berkolaborasi dengan mereka di album ini. Yang perlu dicatat adalah perubahan yang mereka lakukan menandakan keberanian dan kemampuan mereka dalam beradaptasi tanpa mengabaikan harapan penggemar akan suguhan musik berkualitas.
Link free download temukan di: deathrockstar.info
willy budiman
April, 4th 2011
single Circle dipilih sebagai single yang dilempar ke pasaran. Dalam single ini, AiB menunjukkan perubahan materi mereka dari segi lirik. Jika sebelumnya mereka banyak membicarakan tema sosial, AiB mulai masuk ke wilayah individual.Tema yang diangkat Circle adalah crooked relationships. Kelembutan suara Maya yang meratapi bentuk hubungan yang berliku akan membawa pendengar memaknai kembali tentang arti sebuah hubungan. Dan, Maya memutuskan bahwa separation is the only way, and each other go back to their circle of friends, and end the circle of drama they had.
Tak hanya di lirik, Circle juga menandai perubahan AiB dalam segi musik. Dalam single Circle, struktur musik yang mereka bangun lebih dinamis. Di lagu ini, mereka juga menggandeng Aji 'The Milo' yang ikut menyumbangkan suara dan petikan gitarnya.