MUSIC RECOMMENDATIONS

Bon Iver: Bon Iver

November, 10th 2011

Bon Iver: Bon Iver

Kita semua kenal Justin Vernon sebagai orang yang meninggalkan band prog-folk DeYarmond Edison, menyepi ke sebuah kabin di Wisconsin untuk istirahat setelah sembuh dari mononucleosis dan berkabung karena patah hati. Oh iya, juga buat merekam sebuah album meditatif berjudul For Emma, Forever Ago. Debut ini akhirnya diabadikan sebagai sebuah album klasik modern dan Vernon jadi kebanjiran job (kolaborasi dengan Volcano Choir dan Gayngs sampai nongkrong bareng Kanye West).

Jadi, untuk ide brilian berikutnya, pria ini merilis album self-titled. Hasilnya bagus banget. Lupakan kabin. Bayangkan kerja di sebuah studio yang dibangun di gedung bekas kolam renang dan nyambung dengan kantor dokter hewan. Lupakan Emma. Coba bikin sesuatu dari ide soundscape seputar tempat, seperti “Perth”, “Calgary”, dan tempat khayalan, “Hinnom, TX”. Vernon mungkin memang mengganti keintiman album pertamanya dengan suara-suara mars ala tentara, bunyi-bunyi alat tiup halus, bajo, gitar akustik, dan dentingan piano. Tapi, suara pria ini masih tetap jadi sebuah instrumen yang nyambungin semuanya. Mau dinyanyikan pakai nada tinggi atau rendah, di-multi-tracked atau di-reverb, suara Vernon berdering layaknya seorang visionaris.

0 Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.