Karimun Estilo: Drive Faster, Drive Smarter
January, 21st 2010 | by Andi Wahyudi | 1
Suzuki Karimun Estilo kembali mengalami make-over. Kini, dia terlihat lebih keren dan sporty. Saya tersenyum lebar saat mengujinya.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Suzuki memperkenalkan varian terbarunya di kelas city car, New Karimun Estilo. Mobil imut ini mengalami beberapa perubahan yang membuatnya terlihat keren dibandingkan versi sebelumnya. Ya, inilah upaya Suzuki guna mendongkrak penampilan Karimun Estilo yang sudah wara-wiri di jalanan sejak 1999.
Perubahan yang cukup kentara terlihat pada wajahnya. Grile dan bumper lebih dinamis. Headlamp pun didesain ulang dengan menonjolkan karakter sporty. Pendaran cahaya lampu bisa diset ketinggiannya, sehingga jangan khawatir akan mengganggu obyek di depannya. Sementara, kaca spion hadir dengan model elektrik. Jadi, tinggal pencet tombol, Anda bisa mengatur posisi kaca spion dengan baik.
Dari segi interior, Estilo dirancang lebih fresh; memadukan kombinasi warna interior yang selaras. Indikator bahan bakar tampil dengan model digital, sehingga memberikan informasi yang akurat soal bahan bakar. Uniknya, meski terlihat kecil, tapi begitu duduk di dalamnya, Anda akan mendapatkan visibilitas yang baik untuk melakukan manuver di keramaian lalu lintas kota. Anda juga tidak perlu khawatir saat mencari lahan parkir. Dengan radius putar yang kecil, Estilo tetap lincah bergerak di lahan parkir yang terbatas.
Soal performa, meski mengalami penurunan spesifikasi mesin dari 1.100 cc menjadi 1.000 cc, tidak mengurangi kemampuannya. Dia memang bukan mobil kencang, tapi sanggup bermanuver dengan gesit di jalan-jalan perkotaan. Dia sanggup digeber hingga 150 kpj di jalan tol dengan baik dan irit.
Saya, yang berkesempatan menguji mobil ini dalam perjalanan Bandung–Jakarta melalui Tol Cipularang, merasa happy dengan performa mesinnya. Dia tidak kehilangan momen kecepatan saat mendaki jalur di Cipularang. Dan, saat menikung dalam kecepatan 120 kpj, Estilo tetap bisa terkendali dengan baik—meski sedikit limbung. Bahkan, dalam salah satu kesempatan uji coba, konsumsi bahan bakarnya terbilang irit. Jarak Bandung–Jakarta cukup ditempuh dengan rata-rata 1,5–2 liter bahan bakar. Yes, inilah mobil yang sanggup memenuhi harapan golongan muda perkotaan yang dinamis dan enerjik.



jabiwabi
February, 10th 2010
kecil-kecil, tapi suaranya sangar ...