Bartender, Profesi yang Berpotensi
January, 29th 2010 | by Hanindyo Suropati | 4
Sigit Gunawan (41 tahun)
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Berbincang dengan orang yang mengawali perjalanan kariernya sebagai bartender sangat menarik. Kini, ia menjadi operational manager sekaligus Ketua Jakarta Bartender Club. Simak obrolannya.
Bagaimana ceritanya Anda bisa berkecimpung di dunia bartender?
Awalnya, saya tertarik dengan arsitektur. Tapi, karena masalah biaya, akhirnya saya mengambil perhotelan di BPLP (Badan Pendidikan dan Pelatihan Pariwisata) Bali pada 1989 dan mengambil jurusan Food & Beverages Service.
Sudah berapa lama Anda menggeluti profesi sebagai bartender?
Kurang lebih 15 tahun. Saya menjalaninya dari bawah, mulai dari bar boy, bartender, bar captain, bar supervisor, bar manager, hingga saat ini operational manager di Brewhouse; satu-satunya tempat di Jakarta yang mengolah bir secara home made di Senayan City.
Membuat bir secara home made? Cool! Anda mempelajarinya secara otodidak?
Tidak. Saya mengikuti pelatihan Graham Moss Brewing Course di Lancaster, Burnley, Inggris dan beberapa kursus lainnya.
Pengalaman apa yang Anda dapatkan sebagai bartender?
Saya tiga tahun bekerja di kapal pesiar dan beberapa tahun di luar negeri. Setelah kembali ke Jakarta, sempat bekerja di beberapa hotel dan kafe.
Anda lama bekerja di luar negeri. Apa perbedaan signifikan antara skill bartender Indonesia dengan bartender negara lain?
Skill bartender Indonesia bisa dikatakan setara dengan negara lain. Kelebihan lainnya adalah keramahan dan pekerja keras yang menjadi ciri khas bangsa kita.
Anda adalah Ketua Jakarta Bartender Club (JBC). Apakah visi dan misi JBC?
Meningkatkan kualitas skill, attitude, dan knowledge serta mengakomodasi bartender sehingga profesi ini dapat diperhitungkan dan tidak dipandang sebelah mata oleh para pengusaha F & B dan bar maupun masyarakat.
Apakah Jakarta menunjang untuk bartender?
Sangat. Sebagai Ibukota, saat ini semakin banyak bisnis bar, kafe, dan F & B di kota ini.




laksmi
February, 8th 2010
Ngga menyangka profesi bartender bisa juga jalan-jalan keluar negeri. Sambil minum lagi, hehe. Sounds interesting:)