Diving In Bali
February, 6th 2010 | by Oky Hartanto | 3
Sekitar 10 hari mengunjungi Bali saat pergantian tahun tidak saya sia-siakan untuk mengunjungi divesite yang tersebar di seluruh pesisir pantai. Simak perjalanannya bersama Bali Scuba Dive Center.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Pantai di Bali tidak hanya pas untuk berjemur dan berselancar, tapi beragam kehidupan bawah laut yang menakjubkan juga patut diintip. Saya sungguh beruntung memiliki teman yang bekerja di sebuah dive center yang tergolong five star, PADI. Lebih beruntung lagi karena ia bersedia menemani saya mengunjungi seluruh divesite, mulai dari pantai barat hingga timur. Berikut divesite yang direkomendasikan oleh Bali Scuba.
Seraya
Untuk sampai ke tempat ini, hanya menempuh dua jam perjalanan dari Sanur dan beberapa menit sebelum Tulamben. Divesite ini ditemukan 5 tahun lalu dan mengambil alih Secret Bay sebagai divesite macro nomor satu di Bali. Di sini, Anda dapat menemukan Harlequin Shrimps, Frogfish berbagai warna, Pipefish, Decorator Crabs, Spider Crabs, Boxer Crabs, Hermit Crabs, Comensal Shrimps, berbagai jenis Nudibranchs, Squat Lobsters, Lionfish, Morays dewasa, Seahorses (Thorny dan Common), Cuttlefish, dan Dragonet.
Terdapat pula sejumlah karang yang masih ‘sehat’ di daerah yang jarang diselami. Karang ini paling baik dikunjungi dengan menggunakan perahu karena aliran air yang cukup kuat saat pergantian arah arus. Walaupun termasuk beach entry divesite, ketika bulan purnama, ombak cukup besar sehingga untuk masuk ke air dari pantai cukup menyulitkan.
Pemuteran
Tempat ini berjarak tiga jam perjalanan dengan mobil dari Sanur, plus 20 menit dari tempat kapal-kapal bertolak menuju Pulau Menjangan. Di sini, Anda akan menjumpai dinding karang dan berbagai makhluk macro. Di lokasi ini, terdapat 3 divesite. Pertama, Close Encounters yang menawarkan berbagai macam koral keras maupun lunak. Schooling Snapper, Trevally, Batfish, Pipefish, Nudis, Frogfish, dan Crocodile dapat dijumpai di sini. Lalu, Napoleon Reef yang mulai pulih dengan koral yang ‘sehat’ dan berbagai jenis ikan karang yang sempat rusak pada 1997 dan merupakan tempat paling nyaman untuk melakukan night dive di Pemuteran. Terakhir, untuk menjumpai Mimic Octopus, Anda dapat Macro Site.
Nusa Penida
Tempat ini terdiri dari Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan yang merupakan pulau batu kapur yang kering, 20 km lepas pantai tenggara Bali. Anda dapat mencapai tempat ini menggunakan speedboat dengan waktu perjalanan kurang lebih 45 menit dari Sanur. Di sini, terdapat koral paling sehat di Bali, yang menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan. Sangat sesuai untuk drift diving, dan tempat paling bagus untuk melihat Manta dan Mola-mola saat musimnya dengan pemandangan permukaan laut yang dramatis.
Pesisir Utara merupakan tempat yang paling banyak diselami di Nusa Penida karena dinding koral yang kaya dan sehat menjadi tempat bernaung puluhan jenis ikan yang menakjubkan. Selain koral, di Toyapakeh terdapat bommies yang menjulang tinggi dan slope yang kaya akan tetumbuhan laut. Selain itu, masih ada Crystal Bay (lebih dikenal dengan Penida Bay), Gamat bay, Toyapakeh Wall, Manta Point, dan Batu Abah (divesite terjauh di Nusa Penida).
Untuk Ceningan Wall, tempat ini cukup sulit dicapai. Terdapat gerombolan Tuna dan Trevally, Moray Eel, dan Barakuda, bahkan Leopard Shark. Sementara, Mangrove atau Jangka Point terkenal dengan Lobsternya. Dan, Blue Corner atau Ental Point merupakan salah satu site paling ‘mematikan’ di Bali yang terkenal dengan arus liarnya.
Tulamben
Desa sepi di timur laut Bali ini dapat dicapai dalam dua setengah jam perjalanan darat dari Sanur. Hampir semua dive site-nya adalah beach entry, walaupun ada beberapa yang memerlukan kapal tradisional selama beberapa menit perjalanan. Atraksi utama di daerah ini adalah bangkai kapal USS Liberty. Tempat ini wajib dikunjungi saat menyelam di Bali, terlebih lagi untuk fotografer bawah laut karena tempat ini memang terkenal karena banyaknya jenis makhluk laut.
Site-site lain, termasuk Drop-Off menawarkan Coral Garden yang dangkal dan terumbu karang yang dalam. Tulamben adalah tempat terbaik untuk melakukan night dive di Bali. Dan, oleh karena lokasinya di pesisir timur, Anda akan mendapatkan pemandangan matahari terbit yang luar biasa. Biasanya, permukaan air sangat tenang, kecuali saat bulan purnama, khususnya setelah Tahun Baru atau akhir musim panas. Suhu berkisar 27–28° C. Sesuai untuk semua level penyelam.
Fast Track:
Bali Scuba
Jln. Danau Poso No. 40, Sanur, Bali
Buka: 07.00-18.00
Telp.: (0361) 288 610
Website: www.baliscuba.com
Follow the writer on Twitter
Contact: oky.hartanto@mediasatu.com




Leonardo
February, 9th 2010
Ada ga sih, komunitas traveller Jakarta? Dimana orang-orang yang bergabung bisa patungan untuk menuju suatu tempat, goal-nya yah jalan-jalan ekonomis. :)