FROM OUR DESK

Digitalized

February, 8th 2010 |  by  Bayu Maitra  | 7

Oh yes, your guide to everything Jakarta is now only one click away. AREA magazine, majalah dengan ukuran mini, 14x18 cm, yang sudah malang-melintang di sekitar Anda selama enam tahun kini merambah ranah digital. Latah? Tidak. Berevolusi atau punah.

Sebetulnya, banyak faktor yang mendorong terjadinya proses ini, yang salah satunya adalah tren. Dan, tren ini tidak muncul begitu saja, ia butuh alasan dan pemicu.

Kami sadar, bahwa turunnya jumlah oplah majalah secara global -tak terkecuali brand-brand besar seperti Conde Nast atau Time Inc.- tak lepas dari beberapa isu sentral, seperti pengurangan biaya produksi, efisiensi dan aktualisasi media online yang menggoda, atau mungkin perubahan lifestyle yang pro lingkungan, less paper save more trees. Oh, belum lagi perubahan kultur pembaca yang mulai lebih memilih untuk browsing daripada harus membeli beberapa majalah untuk mendapatkan informasi lengkap. Ya, mau bagaimana? Cara itu lebih mudah, cepat, dan hemat, meski akurasi informasinya sulit diukur. Lalu, muncul lah tren online media.

Badai digital mendobrak eksklusifitas jurnalis sebagai satu-satunya pembawa berita. Kini, seorang bocah Jakarta dengan sepatu Nike, celana Cheap Monday, yang hangout di Starbucks dengan Blackberry atau MacBook di tangan malah memiliki akses berita lebih besar daripada satu kantor redaksi Kompas 20 tahun silam. Thanks to Google, sang ‘buah hati’ era digital yang menjelma raksasa baru -dan punya ambisi untuk men-digital-kan semua buku di dunia-. Baik atau buruknya belum terjawab. 

Yang jelas, tak semua orang senang. Rupert Murdoch, salah satu raja media yang menghabiskan banyak dollar untuk membayar gaji pegawai agar membuat artikel yang qualified tentu saja gerah. Dan, ia pun mulai berpikir untuk memungut dollar dari setiap konten yang ia punya. Ini mungkin sejalan dengan pemikiran Bill Keller, executive editor The New York Times, "Good journalism does not come cheap.” Di lain sisi, Radiohead malah mendukung kebebasan ini dengan merilis album In Rainbows yang bisa di download secara gratis.

Perdebatan berjalan, pro-kontra bertebaran, AREA melaju saja. Kini, areamagz.com telah lahir sebagai jawaban atas tantangan era digital. Paradigmanya, jika digitalisasi ini memang mampu menembus keterbatasan oplah dan menjangkau lebih banyak warga Jakarta, ya, kenapa tidak? Karena, kepentingan kami adalah Anda.

 

Follow the writer on Twitter

Contact: bayu.maitra@mediasatu.com 

Bookmark and Share

7 Comments

Neo

February, 8th 2010

Menarik.Jaman sekrg kalau mau jad jurnalis hrs menguasai multimedia.

jabiwabi

February, 10th 2010

Kalau menurut saya, digitalisasi itu perlu dan wajib di persiapkan. Tapi, tidak berarti lantas dunia penerbitan dengan media cetak akan lantas punah (kalau AREA tidak berevolusi). Mungkin, menurut pandang saya, justru keberadaan AREA di dunia maya justru bersifat "melengkapi".

Yang sudah punya kebiasaan baca majalah akan tetap memilih majalah sebagai media bacanya. Tetapi generasi muda mungkin akan lebih memilih versi digital.

Thus, saling melengkapi :)

Yeni

February, 11th 2010

Selamat ya AREAAAAA!love it:):):)

bayumaitra @ areamagz.com

February, 11th 2010

Yup, hadir melengkapi (atau apapun) adalah bagian dari evolusi.

Tak bisa saya pungkiri, bahwa hingga saat ini saya lebih condong ke media cetak, baik untuk majalah maupun buku, bahkan untuk alasan sentimentil seperti sensasi membalik lembaran kertas atau aroma buku baru, hahaha.

Tapi, menurut saya, masalah kepunahan hanyalah masalah cepat atau lambat. Digital pun kelak akan punah digantikan oleh sesuatu yang 'entah seperti apa'. Ini seperti berung merpati menjadi telegram lalu e-mail. *hiperbola*

Lalu, pertanyaannya menjadi siap atau tidakkah kita? Dan, saya bilang AREA Magazine siap untuk menanggapi era digital sambil tetap kokoh di media catak. Toh, oplah kita cukup stabil selama ini -salah satu benefit majalah gratiskah?- peace:)

koekoeh

February, 16th 2010

Area keren!

leonardo @ areamagz.com

February, 16th 2010

@koekoeh help us spread the words then :)

MissPotter

February, 17th 2010

Love the article :)

welcome to "digital magazine" for AREA

keep up the good works! :)

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.