FACES OF JAKARTA

Music is My Passion

March, 9th 2010 |  by  Hanindyo Suropati  | 0

Hanin Sidharta (38)

Enterpreneur di bidang musik Enterpreneur di bidang musik

Photo by: Dokumentasi Istimewa

Bila melihat Aksara Bookstore yang bertahan hingga kini, Aksara Record yang menelurkan band-band indie lokal terbaik, hingga Beatfest, saya selalu kagum. Akhirnya, ia memiliki kesempatan berbincang dengan orang di balik semua itu.

Dengan begitu banyaknya usaha yang digeluti, apa sebenarnya profesi Anda?

Hmm, purveyor of good music in Indonesia. Atau, enterpreuner di bidang musik, terutama bidang pengembangan. Maksudnya, dari CD-CD yang saya datangkan dan jual. Selain itu, band atau DJ yang saya datangkan bertujuan agar masyarakat Indonesia lebih maju dan tidak dipandang sebelah mata oleh negara-negara maju.

Kenapa harus musik?

Karena music is my passion. Saya pertama kali mengenal musik ketika mendengarkan vinyl John Lennon milik ibu. Setelah itu, Bee Gees, The Beatles, dan Queen yang diperkenalkan sepupu saya. Itulah yang membuat saya mencintai musik hingga saat ini.

Apa yang sedang Anda kerjakan saat ini?

Saya lebih sering mengadakan live event sebagai promotor. Selain itu, rencananya saya ingin membuat bike shop. Di Jakarta, saat ini sepeda kan sedang in banget.

Apakah Anda pernah mencoba usaha lain?

Awalnya, saya membantu ayah di bisnis pompa bensin. Karena tidak suka, saya berhenti. Pertama kali ’nyemplung’ di dunia musik, saya jadi executive produser di album pertama Shelomita. Kemudian, saya membuat studio Pendulum, Aksara Book Store, lalu Aksara Records.

Kenapa Aksara Records yang notabene banyak merilis band-band indie lokal terbaik bisa tutup?

Sebenarnya, kami hanya vakum. Itu karena kondisi industri saat itu kurang mendukung.

Latar belakang pendidikan Anda berhubungan dengan apa yang Anda lakukan saat ini?

Tidak ada sama sekali. Ha-ha! Saya mengambil jurusan Business Management di European Universities Monteux, Switzerland.

Last, describe Jakarta!

Jakarta itu kota maju. Masyarakatnya pun sangat open minded terhadap hal baru. Sebagai promotor, ini sangat baik karena Jakarta menjadi salah satu tujuan band dan DJ dari luar negeri, baik dari mainstream maupun indie scene untuk tampil. Kita tidak kalah hip dan trendy dari kota-kota besar di negara maju.

Bookmark and Share

0 Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.