Nonton Film Bisu dengan Iringan Orkestra, Yuk!
April, 1st 2010 | by Iwan Setiawan | Comments: 0
Ketika teknologi pengisian suara dalam film belum secanggih sekarang, setiap musik atau efek dalam film diisi musik orkestra. Mau tahu seperti apa menonton film bisu dengan iringan orkestra? Inilah ilustrasi dari saya.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Untuk merasakan nonton film bisu yang diiringi musik orkestra secara live, kita tidak perlu mesin waktu dan kembali ke masa lalu. Sebab, Goethe Institut menyajikannya, bahkan mendatangkan musisi dari Jerman.
Adapun film yang diputar berjudul Tartüff, mengisahkan seorang pelayan yang merawat tuannya yang sudah tua hanya untuk mendapatkan hartanya setelah si tua meninggal. Supaya tak perlu berbagi warisan dengan keponakan si tua, dia pun memfitnah si keponakan. Tapi, si keponakan tidak menyerah begitu saja. Dengan menyamar, dia tampil sebagai tukang bioskop keliling dan berhasil diundang ke rumah si kakek untuk menggelar film yang bercerita tentang kelicikan Tuan Tartüff yang mencoba merampas harta dan istri Orgon, temannya. Dengan perbandingan ini, si keponakan berhasil menyadarkan pamannya akan kelicikan si pembantu.
Film ini disutradarai sutradara film Jerman Friedrich Wilhelm Murnau (1888–1931), terkenal di era film bisu. Kerja kamera dan montase Murnau yang revolusioner dan dipengaruhi ekspresionisme telah membuka kemungkinan-kemungkinan baru untuk media film yang saat itu masih muda. Dalam film-filmnya, Murnau mementingkan jalannya kamera secara psikologis. Dia mengembangkan dramaturgi bahasa gambar yang tepat sekali, yang mempunyai pengaruh menentukan untuk dunia film internasional. Karya-karyanya yang penting, antara lain Nosferatu (Sebuah Simfoni Kengerian), Faust (sebuah cerita rakyat Jerman), dan Tabu. Dan, melalui Tartüff, dia meneguhkan julukannya sebagai sutradara film terpenting di zamannya.
Musik film ini merupakan komposisi asli karya Giuseppe Becce (1924), seorang komponis musik film asal Italia, diolah untuk orkestra oleh Pierre Oser. Di bawah pimpinannya, karya ini akan dimainkan oleh Capella Amadeus Ensemble, pianis Adeleide Simbolon, dan dua pemain tiup dari Salamander Bigband di Jakarta dan Bandung. Ini merupakan pementasan perdana di Indonesia.
Fast Track:
Film Bisu dengan Iringan Orkestra
7 April 2010 pukul 19.30 | Usmar Ismail Hall Jakarta
9 April 2010 pukul 19.30 | Taman Budaya Bandung
Musik:
Capella Amadeus, Adelaide Simbolon, Andriyanto Haryanto, Bonny Buntoro
Telp.: (021) 23550208, (022) 4236440



Comments
Be the first to comment.