ART & CULTURE

V Film Festival 2010, Rayakan Hari Kartini dengan Nonton Film

April, 21st 2010 |  by  Iwan Setiawan  | Comments: 0

Perempuan tidak melulu jadi kaum tertindas. Ketigapuluh film dari 15 negara dengan satu tema identitas dan anak muda (Identity and Youth) ini menjadi salah satu buktinya. Simak rangkumannya.

Rayakan hari Kartini dengan menonton film Rayakan hari Kartini dengan menonton film

Rayakan hari Kartini dengan menonton film Rayakan hari Kartini dengan menonton film

Photo by: Dokumentasi Istimewa

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, banyak film Indonesia yang mengangkat isu perempuan sebagai tema cerita. Sutradara yang cukup konsisten menggarap isu tersebut, di antaranya Nia Di Nata. Film berjudul Ca Bau Kan, kompilasi film pendek Perempuan Punya Cerita, dan film dokumenter Pertaruhan jadi bukti kepedulian Nia Di Nata terhadap isu ini.

Bersamaan dengan itu, isu perempuan turut menjadi hal penting yang sering diperdebatkan di ruang public, baik yang berkaitan dengan masalah kekerasan terhadap perempuan, kepemimpinan, politik, sampai kebijakan pemerintah yang kebanyakan bias gender. Untuk itu, masyarakat membutuhkan jenis informasi dan hiburan baru. Kebutuhan akan ruang-ruang alternatif dalam menghadapi tuntutan perkembangan zaman juga mulai disadari. Media film kemudian menjadi jembatan yang penting dalam melihat perspektif perempuan dengan kreatif.

Jadilah V film Festival sebagai ajang tontonan film yang sekaligus mengantarkan isu perempuan bagi penontonnya. Hal ini tentu menjadi penting, apalagi diselenggarakan menjelang Hari Kartini. Kiranya, hal ini bisa menjadi tonggak pemikiran sekaligus refleksi bagi pentonton yang ingin 'mengenal' perempuan masa kini.

Film-film yang diputar, antara lain Mereka Bilang Saya Monyet, Perempuan Punya Cerita, Pertaruhan, Clara, dan banyak lagi. Festival film ini diadakan oleh Yayasan Jurnal Perempuan, Komunitas Salihara, Kartini Asia Network, dan Kalyanashira Foundation.

 

Fast Fact:

Diputar pada 21–27 April 2010 di Goethe Institut, Salihara, dan Taman Ismail Marzuki.
Dapatkan jadwal pemutaran, sinopsis, serta informasi lainnya di festivalfilm.multiply.com.

 

 

Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.