L.A Menthol presents Djakarta Warehouse Project: Peace, Dance, and Unity
May, 6th 2010 | by Oky Hartanto | Comments: 0
Sempat tersiar kabar gagal dihelat, Blowfish Warehouse Project ternyata tetap jalan, meski akhirnya ganti lokasi dan nama menjadi Djakarta Warehouse Project.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Mengusung tag line 'Peace. Dance. Unity', event yang didukung penuh oleh L.A Menthol ini pun digelar pada Sabtu, 24 April di Pantai Karnaval, Ancol. Semula event ini akan dihelat oleh Ismaya di Wisma Mulia, tempat Blowfish berada. Namun, melihat kondisi yang ada, event ini akhirnya dibuat lebih massive hingga mampu menampung lebih banyak pengunjung yang antusias, serta memberikan pengalaman rave party yang jauh lebih berkesan.
Djakarta Warehouse Project menampilkan delapan aksi internasional dan nasional, sejumlah DJ, VJ, dan MC, disertai dengan dekorasi dramatis yang unik dengan tiga arena. Peace Arena berisi line-up DJ-DJ pengusung musik dance bergenre progressive dan trance. Sementara, Dance Arena menampilkan line-up DJ hiphop dan r'nb. Unity Arena yang berada di Doom berisikan DJ-DJ yang memainkan musik house.
Peace Arena malam itu dibuka oleh DJ Joyo, Dade, Ardi Pite dan Riri featuring Sara Wijayanto hingga pukul 22.00. Dilanjutkan dengan main performer, Marco V, pengusung electro-trance asal Belanda. Kemudian disusul Dash Berlin yang, untuk pertama kalinya bermain di Jakarta, dengan track "Till The Sky Falls Down" dan "Waiting" hingga arena ini ditutup oleh Ferry Corsten.
Sementara, di Unity Arena dihadirkan residen Smoove dari Ministry of Sound Inggris, Shortee Blitz yang memainkan hiphop dengan skill tinggi, serta para 'local heroes', seperti Twist, Ethnic, Cream, w.W dan Justeen. Tak hanya sederetan DJ ternama kelas dunia, festival ini juga menghadirkan penampilan penari Jepang yang luar biasa, Cyberjapan Pole Dancers, di setiap arena malam itu.
The Doom di Pantai Karnaval malam itu disulap menjadi Unity Arena yang menghadirkan DJ indie/house asal Prancis, Lifelike, yang hanya bermodalkan laptop dan effector tanpa sedikit pun menyentuh CDJ; juga Kaskade dari Amerika Serikat yang malam itu memainkan "It's You, It's Me", "Gonna Make It", "What I Say", dan tentu saja "Steppin' Out" dan "Everything"; duo electroclash dari New York, Fischerspooner yang membawakan "Never Win" dan "Emerge". Mereka juga didukung oleh DJ-DJ lokal seperti Opiet, Hizkia, Bhokero dan Odeq.
Contact the writer at oky.hartanto@mediasatu.com
Follow the writer on twitter


Comments
Be the first to comment.