EAT AND DRINKS

Mari Mencoba The Duck King Kitchen

May, 7th 2010 |  by  Martin Johnindra  | Comments: 2

Anda semua pasti sudah mengenal The Duck King Grup. Jajaran chinese resto ini kini mempunyai konsep baru, The Duck King Kitchen.

Bebek Peking Bebek Peking

Mie Goreng Seafood Siram dengan Saus Tiram Mie Goreng Seafood Siram dengan Saus Tiram

Jagung Telur Asin Jagung Telur Asin

Es Krim Durian Ketan Hitam Es Krim Durian Ketan Hitam

Interior The Duck King Kitchen Interior The Duck King Kitchen

Photo by: Dokumentasi Istimewa

The Duck King Grup membuka outlet pertamanya pada tahun 2003 di Jakarta. Pada awalnya menu bebek merupakan speciality mereka, namun seiring waktu berbagai menu chinese food dan asian food lainnya telah hadir dan menjadi favorit juga.

Setelah hampir delapan tahun, The Duck King Grup memiliki dua belas cabang di empat kota di Indonesia dengan konsep yang berbeda. Konsep-konsep tersebut adalah: The Grand Duck King, yang merupakan ‘signature’ dari grup ini dan lebih bernuansa formal; The Duck King, konsep awal dan menyajikan berbagai hidangan khas Cina yang disajikan secara halal; Imperial Chef, bernuansa oriental modern dan menyajikan menu non-halal; serta yang terakhir adalah The Duck King Kitchen, konsep paling baru dari grup ini.

The Duck King Kitchen ini pada awalnya dikenal dengan nama Fat Ya. Bergaya bistro, tempat makan ini menyediakan aneka chinese food yang berpadu dengan hidangan Asia Tenggara lainnya. Menu-menu khas Duck King yang menjadi favorit bisa Anda temukan di sini.

Sebagai pembuka, Anda bisa menikmati Pangsit Udang Mayonaise yang kerap dipesan oleh banyak penggemar Duck King. Rasa gurih udangnya dipadu dengan pangsit yang crispy dan mayo yang manis memang sangat pas sebagai menu pembuka Anda.

Nah, sebagai menu utama, tentu saja Bebek Peking. Kulit bebek yang manis dan gurih digulung dengan daun bawang segar dan saus khasnya ini merupakan ‘menu wajib’ di resto ini. Siapa pun yang mencoba pasti akan ketagihan. Tenang, dagingnya tidak akan dibuang sia-sia. Ia bisa dipesan untuk dimasak sesuai selera, antara lain dengan masak lada hitam. Anda pasti tergiur ‘kan? Menu pendamping lainnya yang menurut saya unik adalah Jagung Telur Asin. Butiran jagung yang dibaluri telur asin ini benar-benar enak dan pas. Apalagi jika Anda penyuka rasa asin, sebab rasa asinnya tidak berlebih dan juga tidak mengganggu selera. Jika menyukai mie, pesanlah Mie Goreng Seafood Siram dengan Saus Tiram.

Untuk menu penutup, Anda bisa memesan Es Krim Durian Ketan Hitam. Rasa durian yang bercampur dengan ketan hitam menciptakan rasa menyegarkan yang beda. Jika Anda bukan penyuka durian, jangan khawatir, pesanlah Onde-onde dengan Tausa. Kulit onde-onde yang garing dipadukan dengan pasta kacang didalamnya sangat enak untuk menu penutup. Jangan lupa untuk menyantapnya segera ketika masih hangat.

Jika Anda tergiur untuk mencoba berbagai hidangan di atas, ayo segera ke The Duck King Kitchen. Nikmati pula promo yang diberikan dalam rangka perubahan nama resto ini. Selamat mencoba!

Fast Tracks:
The Duck King Kitchen
Plaza Indonesia, 4th Floor, Unit E. 02
Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30, Jakarta Pusat
Telp. (021) 310 7571, 310 7639, 390 6044

Contact the writer at martin.johnindra@mediasatu.com
Follow him on twitter


Comments

Kris

May, 7th 2010

kalau boleh tahu, harga bebek pekingnya berapa yah? tuk persiapan kali aja bisa kesana wekend ini...:)

morin

October, 11th 2011

harga bebek pekingnya berapa ya? trus apa bisa pesan antar? makasih sebelumnya.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.