FEATURE

Mendadak Gila Bola!

June, 3rd 2010 |  by  Tim Redaksi Area  | 0

Sejak diadakan pertama kali, pada 1930, gelaran Piala Dunia telah menjadi magnet antusias seluruh umat manusia. Nah, area merenceng apa-apa saja di Jakarta yang seru demi menyambut gelaran Piala Dunia 2010 yang kali pertama di gelar di benua Afrika.

Gooooool!

Euforia Gelaran Piala Dunia 2010

...Ooooooh Wooooooh
Give me freedom, give me fire, give me reason, take me higher
See the champions, take the field now, you define us, make us feel proud
In the streets are, exaliftin, as we lose our inhabition,
Celebration its around us, every nation, all around us....

Alunan lagu bertajuk Wavin’ Flag ini makin akrab di telinga jelang gelaran final Piala Dunia 2010 Juni mendatang. Lagu yang dibawakan K'naan sebagai Official Theme Song World Cup 2010 ini sekaligus menjadi pengantar semarak menyambut gelaran akbar sepakbola dunia yang akan digelar pertama kalinya di Benua Afrika, tepatnya di Afrika Selatan.

Untuk ke-19 kalinya turnamen sepakbola akbar yang diikuti wakil-wakil dari berbagai belahan dunia ini digelar. Tujuannya hanya satu, tampil sebagai yang terbaik di jagad sepakbola dunia. Seolah tak ada bosannya mengulas gelaran 4 tahunan ini. Kenapa? Sejak digulirkan untuk kali pertama, atas prakarsa presiden FIFA pertama, Jules Rimet, pada 1930—Uruguay sebagai tuan rumah pertama—ada banyak kejutan yang mewarnai kompetisi ini. Saking serunya gelaran ini, babak final Piala Dunia adalah ajang olahraga yang paling banyak ditonton di dunia, melebihi Olimpiade sekalipun. Kompetisi dan penampilan talenta-talenta penuh bakat dalam mengolah si kulit bundar sudah barang pasti menjadi daya tarik utamanya.   

Ditilik dari sejarahnya, Piala Dunia memang bukan kejuaraan sepakbola internasional pertama yang digelar. Pertandingan sepakbola internasional untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam ajang olimpiade pada 1908. Meski demikian, sampai sekarang belum ada prestise yang lebih tinggi ketimbang keluar sebagai pemenang gelaran ini. Bisa dibayangkan beratnya perjuangan merengkuh titel sebagai tim terbaik di dunia. Sebanyak 160 tim nasional dari semua negara berlomba di ajang ini. Lolos dari fase kualifikasi zona masing-masing, masuk putaran final, ke-32 negara yang lolos diadu lagi di fase grup. Sesudahnya, menggunakan sistem gugur masih ada babak 16 Besar, Perempat-final, Semi-final, dan terakhir final untuk menentukan satu negara sebagai pemenang Piala Dunia. Bila dihitung-hitung, dari fase kualifikasi hingga final, kompetisi ini menghabiskan waktu kira-kira 2 tahun.

Beratnya kompetisi ini, terbayar dengan kebanggaan yang setimpal untuk tampil, berkompetisi, bahkan keluar sebagai pemenang. Brasil adalah tim yang paling sukses dalam gelaran Piala Dunia sepanjang sejarah.  Italia berada di bawahnya dengan empat kali juara. Jerman yang tiga kali menjadi juara.  Argentina dan Uruguay masing-masing dua kali menjadi juara. Bukan kebanggan tim semata, penampilan maksimal para pemain bertalenta di ajang ini juga menjadi pencapaian utama. Legenda sepakbola duniapun lahir di sini melalu kemampuannya memainkan si kulit bundar. Just Fontaine (Perancis), Lev Yashin (Rusia), Garrincha (Brasil), Gerd Müller (Jerman Barat), Pele (Brasil), Diego Maradona (Argentina), dan lain-lainnya adalah nama-nama yang beroleh berkah dari keikutsertaannya di kompetisi ini. Nah, itu baru sekelumit 'meriahnya' gelaran ini. Lapangan hijau penuh keajaiban.   

Hmm, melihat serunya gelaran ini sebenarnya kita patut berharap. Kira-kira kapan, ya, Indonesia bisa tampil di turnamen ini? Merujuk pada catatan sejarah, Indonesia memang pernah ambil bagian dalam gelaran ini, menjadi negara Asia pertama yang masuk ke Piala Dunia. Tapi saat itu masih dengan nama Hindia-Belanda. Lantas mana Indonesia saat ini? Mana Bambang Pamungkas Dkk. Ini peer besar bangsa ini. Masak iya mau jadi tuan rumah Piala Dunia kalau sarana tidak memadai dan kondisi politik negara ini tidak aman? Masak iya mau tampil di putaran final Piala Dunia kalau kualitas tim nasional kita masih 'segitu-gitu' aja? Rasanya kok jauh banget dari mungkin ya. Perbaiki dulu organisasi dan mutu  sepakbola Indonesia!    

Nah, daripada senewen memikirkan Indonesia yang tak kunjung lolos babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia, mari persiapkan diri menyambut Piala Dunia 2010. Bagaimana caranya, silakan Anda pilih, beli tiket dan terbang langsung ke Afrika Selatan, nonton bareng tayangan pertandingan di televisi, ikut taruhan, atau jadi komentator saja. Jangan lupa nyanyikan, “...when I get older I will be stronger, they'll call me freedom, just like a wavin' flag, and then it goes back, and then it goes back, and then it goes back....”

Sepakbola, Pemain Bola, dan Wanita


Ngobrol Piala Dunia 2010 yang tinggal hitungan jari ini kurang seru kalau tidak mengajak kaum hawa untuk berkomentar. Nah, area berhasil menghimpun beragam cerita para wanita di redaksi area mengenai banyak hal seputar sepakbola.


Gelaran kompetisi sepakbola Piala Dunia sebentar lagi digelar. Bagi penggila olahraga mengolah si kulit bundar, ini adalah momen yang dinanti-nanti. Semua sibuk mencurahkan perhatian menyambut gelaran akbar sepak bola sejagat 4 tahunan ini. Profil tim, pemain, prediksi juara, menjadi ekspos utama di semua media.

Meski sejak kelahirannya digadang-gadangi sebagai 'mainan cowok', nyatanya sepakbola juga menarik  minat kaum hawa. Ada banyak perempuan yang menyenangi olahraga ini, bahkan tak kalah gilanya dengan laki-laki. Tak terbatas menyaksikan tayangan pertandingan dan mengikuti semua informasi perkembangan sepakbola lokal dan mancanegara, kesenangan para wanita penggila bola ini juga diwujudkan dengan ikutan klub sepakbola dan bermain sepakbola. Berdirinya klub-klub sepakbola wanita, lahirnya liga sepakbola wanita di beberapa negara, hingga gelaran Piala Dunia wanita menjadi bukti antusiasme wanita terhadap sepakbola. Kemampuan mengolah bola, kecepatan, dan kekuatan fisik yang identik dalam olahraga dan selama ini didogmakan kepada laki-laki, nyatanya bisa juga  dilakoni oleh wanita.  

Bicara lebih jauh soal sepakbola dan wanita, kehadiran sepakbola wanita sebenarnya sudah dimulai sejak lama, utamanya para wanita di masyarakat Cina. Permainan menyepak bola itu sudah dilakukan para wanita China pada era 25 atau tepatnya pada Dinasti Donghan (25-220). Sayangnya, saat Dinasti Qing (1644-1912) sepakbola wanita dilarang di negeri itu. Baru pada 1920, sepakbola wanita kembali dimainkan di China. Bahkan, beberapa sekolah sengaja mengadakan kurikulum sepakbola untuk wanita.

Di Eropa sendiri, sebenarnya sepakbola wanita juga marak dimainkan para wanita, seiring maraknya sepak bola modern. Namun, kegiatan kaum hawa itu kurang berkembang dan minim sambutan. Pada tahun 1921, sebuah pertandingan sepakbola wanita digelar di Everton. Sayangnya, gelaran tersebut disambut negatif federasi sepak bola Inggris (FA) yang akhirnya mengeluarkan dekrit melarang sepakbola wanita. Dalam 34 tahun kemudian, tepatnya pada 1955, Jerman dan Belanda juga menerapkan larangan untuk sepakbola wanita. Semua alasannya serupa: sepakbola tak cocok buat wanita. Baru pada 1970, ketiga negara Eropa itu membolehkan kembali olahraga sepakbola bagi wanita. Dan, sejak itu sepak bola wanita modern mulai berkembang. Bahkan, pada 1991 digelar Piala Dunia pertama untuk wanita.

Nah, kembali ke soal ketertarikan sebagian wanita meminati sepakbola dan turut menyambut gelaran Piala Dunia 2010 ini. Kira-kira alasan apa yang mendasari mereka ikut berseru-seru ria? Dari komentar sejumlah wanita di redaksi dan beberapa teman area ada beberapa alasan yang keluar dari mulut mereka. Jangan kaget, ada alasan yang biasa diterima ada juga yang, hmm, sedikit nyeleneh.  

21% Kagum Aksi Olah Bola Para Adam

Sebagai sebuah tontonan, menyaksikan aksi penuh talenta dari para pesepakbola kelas dunia di ajang bergengsi macam Piala Dunia ini sudah tentu membikin kagum. Tak terbatas laki-laki, sejumlah wanita pun dibuat kagum oleh tendangan spektakuler ala David Beckham, sundulan mematikan Miroslav Klose, dribling plus gocekan edan ala Ronaldinho, tackling keras defender tim Argentina, penyelamatan gemilang ala Iker Casillas, bahkan sampai diving penuh tipu daya-nya Mascherano. Saking gregetannya, aksi para bintang lapangan hijau itu jadi bahasan seru para wanita di kantor. Bahkan, ada beberapa yang mencoba meng-copy-nya dalam permainannya.     

37% Ikut-ikutan

Terpengaruh obrolan seru teman sekantor soal sepakbola, nyatanya jadi salah satu alasan sederhana 'tercemplungnya' sejumlah wanita ke dunia sepakbola. Atre, salah seorang responden, mengaku ikut menyukai sepakbola gara-gara terbawa kebiasaan keluarganya yang hobi nonton bola. Sejak kecil disuguhi tayangan pertandingan dan obrolan soal sepakbola membikinnya tergiur mendalami sepakbola sebagai olahraga yang dilakoni bersama rekan-rekan di kantor. Fifi malah mengaku ketularan 'kecemplung' gara-gara suka diminta menemani adiknya latihan sepakbola.

42% Tampang Tampan dan Seksinya Para Adam

Ini bisa jadi alasan paling remeh sekaligus paling jujur dari para wanita itu. Pesona fisik kaum hawa menjadi sengatan utama yang membikin klenger kaum Hawa. Tak bisa dielakkan, banyak pemain sepakbola—utamanya dari Eropa—diberkati penampilan fisik yang memukau; wajah yang tampan, senyum menawan, fisik atletis, juga skill yang aduhai. Tak salah kiranya, dengan pesonanya, sejumlah pesepakbola ada yang berprofesi 'sampingan' sebagai model. Richardo Kaka, Alexandre Pato, Raul Gonzales, David Beckham, Iker Casillas, Frank Lampard, Michael Ballack, John Terry, Steven Gerard, Claudio Lopez, Nuno Gomez, Paolo Maldini, Hidetoshi Nakata, Gianluigi Buffon, Alessandro Nesta, Michael Owen, Kakha Kaladze, sampai Francesco Totti jadi rencengan nama ganteng yang terhimpun dari sejumlah responden. Saking kagum dengan ketampanan para pesepakbola itu, Maya, salah satu responden bahkan mengaku pernah mengoleksi kliping potongan foto Francesco Totti dari majalah Aneka. Tantri 'Bonek' malah tak segan menyatakan kerelaannya dikawini Iker Casillas. Beda lagi dengan Putri. Dia mengaku kagum dengan Raul Gonzales, apalagi kalau sedang berkeringat! Fifi, rekan area punya pandangan berbeda. Menurutnya David Beckham ganteng, beda dengan Christiano Ronaldo yang sok ganteng!   

Well, meski demikian, nyatanya banyak juga wanita yang 'kekeuh' tak suka sepakbola dan apapun yang terkait dengan si kulit bundar. Bebas-bebas saja kok. Nah, bagaimana dengan kaum hawa yang di sana?

Dunia Judi Bola dan Fenomenanya
[photo1]

Perhelatan Piala Dunia 2010 yang akan diadakan di Afrika Selatan pasti akan berlangsung seru, karena ajang 4 tahunan ini ditunggu-tunggu pencinta sepakbola di dunia, mulai dari anak kecil, hingga orang tua. Acara nonton bareng pun jadi suatu ‘keharusan’, dari gang-gang kecil hingga komplek perumahan, dari kafe dangdut hingga klub kelas wahid berlomba-lomba mengadakan acara nonton bareng tim andalan mereka.

Sepakbola merupakan olahraga yang memiliki fan base terbanyak di dunia. Ada yang begitu mengagungkan olahraga ini dan menganggapnya sebagai agama, tapi di sisi lain ada pula yang menganggap ini adalah peluang bisnis. Ya betul, yang saya maksud adalah judi. Bila ada sebuah pertandingan, ada pula yang namanya taruhan. Ya, itu sudah seperti hukum alam dan keberadaannya pun susah untuk dihentikan. Mungkin, itu sudah jadi bagian hidup manusia sejak zaman dahulu. Jadi, pertaruhan, judi atau apa pun bentuknya itu akan selalu melekat dalam kehidupan manusia. Bisa dibilang, taruhan sudah menjadi fenomena yang sulit dihilangkan. Pertanyaannya, apakah Anda akan bertaruh pada setiap pertandingan, bertaruh pada tim-tim favorit saja, bertaruh di final saja, atau akan seperti saya cukup menikmati ajang 4 tahunan ini tanpa bertaruh tapi tetap menikmati setiap pertandingan dengan nonton bareng bersama teman-teman ditemani bir dingin dan finger food. Pilihlah secara bijak sebelum menyesal di kemudian hari.

Testimoni Bandar dan Player

Belum lama, area berkesempatan ngobrol ringan dengan seorang bandar yang berdomisili di Jakarta dan seorang player. Inilah testimoninya mengenai judi.

“Di Indonesia, judi seharusnya dilegalkan saja, seperti di beberapa negara lain. Kami tidak keberatan diberikan tempat/lokalisasi dan dikenai pajak. Toh pajaknya dapat membantu membangun Negara.”
(Kimunk/Bandar Angkle)

“Saya mengenal judi sejak SMP. Sejak saat itu, saya jadi ketagihan hingga saat ini, karena pertama kali taruhan saya langsung menang besar. Memang, beberapa kali saya pernah kalah besar. Tapi, itulah risiko berjudi. Sekarang sebelum bertaruh saya selalu melihat klasemen, website judi online untuk menjadi tolak ukur dalam bertaruh, selain itu ya insting saja.”
(Ruben/Player)

Website Taruhan Online

Anda menganggap diri Anda player? Cobalah memasang taruhan di website online berikut dan buktikan bahwa Anda adalah player sejati.

1.www.betinternet.com
2.www.SBOBET.com
3.www.M88.com
4.www.asianbookie.com

Tim Impian ala Area

Meramu tim yang solid memang bukan pekerjaan mudah. Bila tak pandai-pandai mengatur strategi, komposisi, dan formasi, segerombolan pemain kelas dunia dengan talenta tinggi sekaliber Kaka, Christiano Ronaldo, atau Lionel Messi pun bakal jadi pasukan macan ompong.

Well, nggak hanya manajer suatu tim saja yang bisa meramu sejumlah pemain jadi satu tim solid. Di redaksi area, ada juga segelintir penggila bola yang lumayan andal kalau disuruh membikin sebuah tim yang terdiri dari para pemain kelas dunia yang akan berlaga di gelaran Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Nah, inilah dream team ramuan kami.

Formasi: 4-4-2
Pelatih: Diego Maradona (Argentina)
Pemain Inti:
Pemain Depan:
Didier Drogba (P. Gading)
Lionel Messi (Argentina)
Pemain Tengah:
Frank Riberry (Prancis)
Frank Lampard (Inggris)
Javier Mascherano (Argentina)
Christiano Ronaldo (Portugal)
Pemain Belakang:
Ashley Cole (Inggris)
Rio Ferdinand (Inggris)
Lucio (Brazil)
Sergio Ramos (Spanyol)
Penjaga Gawang:
Julio Cesar

Cadangan:
Wayne Rooney (Inggris)
David Villa (Spanyol)
Samuel Eto'o (Nigeria)
Arjen Robben (Belanda)
Florent Malouda (Prancis)
Wesley Sneijder (Belanda)
Kaka (Brazil)
Patrice Evra (Perancis)
Martin Demichelis (Argentina)
Michael Essien (Ghana)
Philipp Lahm (Jerman)
Maarten Stekelenburg (Belanda)

Alasan area:

Melihat talenta di lapangan hijau juga polahnya di luar lapangan, Maradona adalah sosok yang memiliki karakter. Sebagai manajer, keputusan-keputusannya yang rada kontroversial justru mencitrakan visi, misi, dan ambisinya yang besar dalam membikin tim yang sempurna.

Di bagian penyerang, kami memilih duet Drogba dan Messi. Meski belum pernah dicobakan, skill, kecepatan, dan naluri mencetak gol mereka jadi jaminan. Tunggu aksi giring bola 'si bocah'  Messi, Jangan lupa, nantikan pula aksi diving penuh drama dari Drogba yang bisa jadi kartu as di kotak penalti lawan. Eto'o, Rooney, dan Villa kurang lebih memiliki karakter yang sama, karenanya kami tempatkan sebagai backup.

Nah, mendukung aksi duet striker tadi, asupan bola dari lapangan tengah, juga sayap kiri-kanan diharapkan tak putus. Makanya, kami memasang Frank Ribery di sayap kiri dan Christiano Ronaldo di sayap kanan. Sebagai cadangan mereka, telah siap Arjen Robben dan Florent Malouda. Sebagai jenderal lapangan tengah, kami pilih sosok visioner bertenaga kuda Frank Lampar yang dilapis defensive midfielder tangguh Mascherano. Untuk posisi ini Kaka dan Sneijder kami cadangkan.

Sektor belakang tetap menjadi perhatian. Faktor kekuatan, keuletan, juga pengalaman menjadi alasan kami menempatkan empat benteng kokoh, Asley Cole, Rio Ferdinand, Lucio, dan Ramos. Jangan khawatir, untuk mem-back up mereka, kami punya Patrice Evra, Martin Demichelis, Michael Essien, dan Philipp Lahm. Terakhir, sebagai penjaga keperawanan gawang tim impian area, pilihan kami jatuh ke sosok Julio Cesar. Kecermatan, refleks, dan areal ability-nya telah terbukti di klubnya, Inter Milan. Jika terjadi apa-apa pada Cesar, kami siapkan Maarten Stekelenburg sebagai cadangan.

Venue Nyeleneh Nonton Bareng versi area

Nonton bareng, khususnya saat Piala Dunia FIFA, adalah saat yang sangat menyenangkan. Anda bersama teman, keluarga, maupun kerabat akan menyatu bersama pendukung tim favorit yang tengah berlaga. Nah, jika selama ini restoran atau kafe dijadikan spot nonton bareng, area mencoba memberikan ide segar tentang spot-spot seru di Jakarta yang seharusnya bisa jadi tempat baru untuk nonton bareng Juni dan Juli mendatang.

Jakarta Utara

Stasiun Tanjung Priok

Stasiun bersejarah, yang didirikan pemerintah Hindia Belanda, ini telah direhabilitasi dan kembali beroperasi sejak April 2009. Berarsitektur 'serupa' dengan Stasiun Beos di Kota, Stasiun Tanjung Priok sangat pas untuk menampung ratusan penggila bola untuk nonton bareng. Terlebih dengan atap bundarnya yang dapat memantulkan suara membuat suasana nonton bola bareng lebih meriah. Pastinya seru, 'kan?

Jakarta Timur

Pacuan Kuda Pulo Mas

Satu-satunya tempat menikmati pacuan kuda di Jakarta ini sekarang mulai tidak jelas kondisinya. Memiliki ruang terbuka hijau yang sangat luas sebenarnya tempat ini memiliki fungsi yang sangat berguna—selain untuk peresapan air hujan—salah satunya untuk nonton bola bareng dengan konsep layar tancep. Dengan menggelar tikar sambil ditemani jajanan, pastinya akan membuat suasana menyaksikan aksi tim-tim yang bertanding di Afrika Selatan menjadi lebih seru dan dramatis.

Jakarta Pusat

Stadium

Anda bingung dengan ide ini? Sebenarnya, klub besar yang menjadi destinasi favorit penggila party di Jakarta ini memiliki satu lantai besar yang sangat pas untuk nonton bola bareng. Berbentuk seperti hall dengan atap layaknya kubah ditambah sound system terbaik pastinya akan menambah seru acara. Apalagi jika ditemani dentuman musik, segelas bir, atau signature cocktail yang akan membuat suasana lebih semarak. Berani mencoba?

Jakarta Selatan

Taman Ayodya

Taman baru di kawasan Kebayoran Baru ini juga sangat menarik untuk dijadikan spot nonton bola bareng. Terlebih salah satu sisinya memiliki bentuk seperti teater yang memungkinkan untuk menampung cukup banyak penggila bola menonton tanpa gangguan. Mungkin, ide ini bisa sekaligus membuat Taman Ayodya menjadi lebih semarak dan terang benderang di malam hari.

Jakarta Barat

Central Park

Super blok baru di kawasan Grogol ini merupakan tempat dengan fasilitas lengkap, salah satunya ruang terbuka yang berada di sisi tengah. Di tempat ini bisa menjadi spot strategis dan tentunya dapat menampung banyak penggila bola untuk nonton bareng. Apalagi, jika di sekelilingnya dibuka kios makanan maupun minuman dari dalam mal untuk mengganjal perut sembari nonton. Susunan gedung di sini juga menjadi semacam “pantulan” suara yang bagus dan bisa menambah keceriaan dari serunya nonton bola bareng di sini.

Recommended Places by area

Portico
[photo2]

Berkonsep terrace bistro, tempat ini merupakan spot yang seru dan juga cozy untuk nonton bola bareng. Apalagi rencananya nanti di sini akan ada event spesial dengan konsep variety show, yang terdiri dari games, fashion show, live music performance, dan juga african theme decoration yang memberikan nuansa seperti berada di perhelatan Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan. Event ini sendiri akan berlangsung sebanyak tujuh kali; tiga pertandingan awal, tiga pertandingan semifinal, serta pertandingan final yang paling ditunggu.  Anda takut tidak dapat tempat di Portico kelak, jangan khawatir. Rencananya di bagian luarnya yang akan dijadikan spot utama dan di sinilah ditempatkan sebuah giant screen yang bisa membuat acara nonton Anda menjadi lebih menyenangkan dan nyaman.

Fast Track:

Portico Terrace Bistro
Senayan City
Jl. Asia Afrika
Telp. (021) 7278 1787

Barcode
[photo3]

Tempat makan sekaligus hang out yang berada di gedung La Codeffin, Kemang ini selama perhelatan Piala Dunia 2010 akan menyiarkan setiap pertandingan selama sebulan penuh. Dengan konsep open air dan berada di roof top, kita dapat melihat pemandangan Kemang dari atas dan tentunya udara yang segar hingga kita tidak kepanasan. Di tempat ini terdapat 2 tempat yaitu function dan area yang kemungkinan keduanya akan digunakan untuk nonton bareng ketika sudah memasuki babak 16 besar, selain itu akan disediakan pula 2 big screen berukuran 4X4 jadi jangan khawatir anda tidak dapat melihat pertandingan yang sedang berjalan. Selama sebulan itu akan ada berbagai band akustik yang akan memeriahkan malam sambil menonton pertandingan. Jangan pula takut kehabisan tempat, karena Barcode dapat menampung lebih dari 500 orang. Bila Anda ingin menikmati pertandingan hanya bersama teman-teman dekat pesanlah meja hanya dengan harga Rp500.000. Terakhir, jangan lupa memesan bir ketika menonton pertandingan agar ambience-nya pun semakin seru, pertandingan sepak bola tidak akan lengkap tanpa adanya bir. Cheers!

Fast Track:

La Codefin lt.3
Jln. Kemang Raya No.8
Tlpn. 710013
Reservasi: 085716260335 (Ayu)

Manchester United - Cafe & Bar
[photo4]

Satu lagi tempat asyik untuk nonton bareng tayangan pertandingan Piala Dunia 2010. Nuansa sepakbola terasa kentara di kafe ini, utamanya dengan pajangan poster dan pernak-pernik klub Manchester United di setiap sudut ruangan ini. Meski digadang-gadangi sebagai kafe dan bar yang mengusung nama klub Manchester United, MU Cafe&Bar tak haram menggelar tayangan pertandingan non-MU. Menambah minat datang pengunjung, tempat ini sudah sering menggelar acara nonton bareng tayangan pertandingan sepakbola internasional. Mendukung kepuasan pengunjung yang hadir demi menyaksikan tayangan pertandingan dalam balutan suasana santai kafe yang terletak di Graha Mataram, Podium Sarinah Lt. 2, MH Thamrin, ini menyediakan beberapa big screen yang terpampang di kiri, kanan, dan di podium ruangan utama. Di sini, acara nonton bareng Anda dijamin maksimal dengan suguhan santapan aneka menu internasional dan tak lupa music live-nya. 

Fast Track:

Manchester United - Cafe & Bar
Graha Mataram, Podium Sarinah Lt. 2
MH Thamrin No. 11, Jakarta Pusat
Telp. (021) 230-0392

Tips Nonton Bareng!

Menyaksikan tayangan pertandingan Piala Dunia yang sebentar lagi menjelang akan lebih seru bila beramai-ramai. Ini sekaligus solusi yang paling mudah buat Anda yang tidak berkesempatan terbang ke Afrika Selatan untuk menyaksikan tim-tim kesayangan berlaga di Piala Dunia 2010. Ketegangan menyaksikan tim kesayangan yang tengah bertempur, euforia saat gol terjadi, hingga kesedihan saat tim andalan kalah semuanya akan terasa maksimal layaknya menyaksikan langsung pertandingan tersebut di stadion.
Nah, ini tips area untuk memaksimalkan serunya acara nonton bareng sekaligus guide aman untuk Anda:

1. Siapkan atribut

maksimalkan tampilan Anda. Seragam tim kebanggaan, bendera negara, handband, sampai corengan warna bendera tim di sekujur wajah jadi barang wajib yang perlu dikenakan.

2. Bunyi-bunyian

Maksimalkan serunya tontonan teriakan Anda dengan bunyi-bunyian. Tak perlu yang sampai membikin gendang telinga pecah. Cukup yang simpel-simpel saja. Terompet, peluit, single drum, atau simbal bisa jadi pilihan.

3. Hapalkan yel-yel

Tiap tim pasti punya lagu atau yel-yel khas yang dibawakan sebagai penyemangat. Menunjukkan Anda adalah pendukung sejati, hafalkan. Teriakkan dan nyanyikan bersama penonton lain yang mendukung tim yang sama.

4. Jangan jadi provokator

Rasanya puas menyaksikan tim Anda menang. Saking girangnya, tak sadar terlontar kata-kata yang melukai penonton lain yang menjago tim yang kalah. Ini bisa jadi pertanda perang. So, jaga kelakuan Anda. Begitu juga saat kondisi berbalik. Kuat-kuatlah menahan emosi dan kesabaran Anda.

5. Tak perlu 'pendorong'

Menyaksikan bareng-bareng tim kesayangan berlaga di Piala Dunia 2010 sudah pasti seru. Saking serunya, Anda tak perlu lagi 'pendorong' alih-alih memaksimalkan moment. Tak perlulah sampai harus minum berbotol-botol menuman beralkohol tinggi atau nenggak obat-obatan terlarang. Sayang, kan, kalau waktu Anda justu habis buat jackpot di toilet.

World Cup Amusing Facts

1.Ernst Willimowski (Polandia) telah menyumbangkan empat gol saat melawan Brasil tapi tetap kalah 6-5 pada PD 1938.

2.Pada Piala Dunia 1966, Alf Ramsey (manajer Inggris) berlari ke tengah lapangan setelah pertandingan selesai dan timnya mengalahkan Argentina. Ia melakukan itu untuk mencegah pemain Inggris bertukar baju dengan tim lawan, bukan untuk bergembira menyambut kemenangan.

3.Injury time biasanya ditambahkan wasit pada babak kedua, menjelang akhir pertandingan. Tapi, wasit Michael Vautrot (Prancis) menambahkan additional time 8 menit pada babak pertama semifinal Italia vs Argentina pada PD 1990 hanya karena ia lupa melihat arlojinya.

4.Setidaknya, ada lima pemain yang tampil membela dua negara berbeda dalam penyelenggaran PD.
Jose Altafini membela Brasil pada 1958 dan Italia pada 1962
Luis Monti membela Argentina pada 1930, dan Italia pada 1934
Ferenc Puskas membela Hongaria pada 1954, dan Spanyol pada 1962
Robert Prosinecki membela Yugoslavia pada 1990 dan Kroasia pada 1998
*Sejarah ini tidak mungkin diulang dengan diberlakukannya peraturan FIFA yang melarang seorang pemain membela lebih dari satu negara

5. Setelah bertanding melawan Spanyol dalam kualifikasi PD 1993, tim Albania dilarang tukar-menukar kaus oleh pelatih karena mereka tidak punya cukup uang untuk membuat kaus yang baru dan ingin mengenakannya lagi pada pertandingan berikutnya.

6. Tim India mengundurkan diri dari final Piala Dunia 1950 karena tidak diizinkan bermain dengan kaki telanjang.

7. Raimundo Orsi kembali ke stadion sehari setelah final PD 1934 untuk menunjukkan tendangan lengkungnya yang spektakuler (gol kemenangan Italia), sementara para juru foto bersiap mengambil gambar. Orsi mencoba lebih dari 20 kali mengulang tendangan yang sama di tempat yang sama tapi semua gagal.

8. Tukar-menukar seragam tim pernah dilarang oleh FIFA pada 1986 ‘hanya’ karena FIFA tidak ingin para pemain membuka dada di lapangan.

9. Pada PD 1998, para pemain Rumania memiliki warna dan model rambut yang sama.

10. Ternyata, produk-produk kebutuhan Piala Dunia seperti sepatu dibuat di Indonesia. Salah satunya produk sepatu merek Mizuno asal Jepang dibuat oleh PT Panarub Dwikarya, Tangerang, Banten.

11. Piala Dunia Piala 1994 dimenangkan Brazil dan mereka juga pernah menang pada 1970 (1970 + 1994 = 3964). Argentina pernah menang PD 1986 dan menang pada 1978 (1978 + 1986 = 3964). Jerman pernah menang PD 1990 dan menang pada 1974 (1990 + 1974 = ...).

12. Andreas Escobar (Kolombia) ditembak mati seseorang setelah ia melakukan gol bunuh diri pada PD 1994.

Stadion Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

Gelaran akbar dengan penampilan tim-tim hebat dari seluruh dunia dan aksi bintang-bintang lapangan hijau tak pelak wajib di dukung oleh stadion (lapangan, kamar ganti, bench official, dan tempat duduk penonton) yang lebih dari memadai.

Jutaan penggila bola juga pendukung tiap-tiap tim nasional akan datang, berkumpul di stadion, dan bersorak. Jutaan pasang mata akan tertuju ke lapangan menyaksikan aksi. Afrika mendadak jadi pusat dunia. Sebagai tuan rumah, Afrika Selatan sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Sejak diputuskan FIFA menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia ke-19 ini, Afrika berbenah. Segala sarana dipersiapkan—dibangun atau direnovasi—demi memenuhi gelaran yang akan berlangsung dari 11 Juni hingga 11 Juli 2010. Utamanya, soal lapangan atau stadion. Menyambut 32 negara yang akan berkompetisi, Afrika Selatan mempersembahkan sepuluh stadion terbaiknya. Tak hanya ditujukan bagi sekitar 700 pemain pilihan dunia, stadion-stadion ini juga layak dikagumi sekaligus menambah nyaman para penggemar fanatik ke-32 tim lintas-geografi.

Nah, berikut ini sepuluh stadion yang akan digunakan dalam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Stadion Soccer City
[photo5]

Kota: Johannesburg
Waktu Dibangun: 1987
Selesai Direnovasi: 2009
Kapasitas: 94.700 penonton
Soccer City adalah stadion internasional pertama yang dibangun di Afrika Selatan yang awalnya dinamai FNB Stadion dengan kapasitas 80.000 orang. Kini, Soccer City adalah salah satu stadion dengan artistik termegah dan terunik Afrika Selatan. Soccer City Stadion akan menjadi tempat digelarnya pertandingan perdana Piala Dunia 2010 antara Afrika Selatan melawan Meksiko, sekaligus laga pamungkas di partai Final Piala Dunia pertama di Benua Hitam itu. Rancangan dasar bangunan megah itu terinspirasi bentuk jambangan khas Afrika, calabash. Keindahannya semakin terpancar ketika diterangi di malam hari. Sejatinya, stadion ini menjadi jantung persepakbolaan Afrika Selatan karena sebagian besar pertandingan penting sepanjang sejarah Afrika Selatan dimainkan di sini. Di stadion ini pula, Nelson Mandela disambut oleh rakyat Afrika Selatan setelah dibebaskan dari penjara pada 1990.

Ellis Park Stadium
[photo6]

Kota: Johannesburg
Waktu Dibangun: 1982
Selesai Direnovasi: 2009
Kapasitas: 61.000 penonton
Stadion yang berpengalaman menyelenggarakan Final Piala Konfederasi 2009 antara Brazil dan Amerika Serikat. Uniknya, stadion ini awalnya dibangun untuk menyelenggarakan pertandingan rugbi. Ini adalah stadion bersejarah di Afrika Selatan. Di tempat itulah tim rugbi Afrika Selatan memenangkan Piala Dunia Rugby setelah mengalahkan Selandia Baru pada 1995. Stadion ini dilengkapi fasilitas untuk penonton cacat, teknologi audio visual berteknologi tinggi, dan tempat bagi khusus bagi penonton VIP.

Durban Stadium (Moses Mabhida Stadium)

Kota: Durban
Selesai Dibangun: 2009
Kapasitas: 70.000 penonton
Salah satu stadion baru yang dibangun jelang Piala Dunia 2010. Bangunan raksasa itu mencirikan seni arsitektural terbaru dan menggambarkan bendera negara di ujung selatan benua Afrika. Terletak di pusat Kings Park Sporting Precinct, stadion ini mempunyai dua garis lengkung di atapnya yang kemudian menyatu pada lengkungan utama, melambangkan persatuan di negara ini. Berkapasitas 70.000 tempat duduk, stadion ini dilengkapi kereta gantung pada lengkungan utama stadion berpanjang 350 meter dan bertinggi 106 meter di atas permukaan lapangan itu. Kawasan sekitar stadion ini juga digunakan sebagai fasilitas penunjang, seperti restoran, pertokoan, arena bermain anak, dan jalur jalan kaki yang terhubung dengan pantai. Nama Moses Mabhida yang digunakan sebagai nama stadion ini adalah pejuang penentang politik apartheid dan seorang politisi terkemuka Kongres Nasional Afrika.

Green Point Stadium

Kota: Cape Town
Selesai Dibangun: 2009
Kapasitas: 70.000 penonton
Dibangun di Cape Town, stadion ini adalah salah satu situs paling dikagumi di Afrika Selatan. Stadion serbaguna itu dibangun berdekatan dengan pantai, dengan pegunungan Cape Town sebagai latar belakang. Selain itu, stadion itu juga dilengkapi dengan lapisan peredam suara.

Loftus Versfeld Stadium

Kota: Tshwane/Pretoria
Dibangun: 1906
Selesai Direnovasi: 2008
Kapasitas: 50.000 penonton
Salah satu stadion tertua di Afrika Selatan. Stadion itu pernah digunakan untuk pertandingan rugbi dan sepakbola, bahkan pada 1995 menjadi tempat perhelatan Piala Dunia Rugbi dan Piala Afrika 1996. Loftus Versfeld Stadium adalah tempat tim nasional Afrika Selatan untuk pertama kalinya mengalahkan negara Eropa, Swedia, pada 1999.

Nelson Mandela Bay Stadium atau Port Elizabeth Stadium

Kota: Nelson Mandela Bay atau Port Elizabeth
Selesai Dibangun: 2009
Kapasitas: 48.000 penonton
Stadion Nelson Mandela Bay dibangun di tepi Danau North End. Rencananya akan menjadi tuan rumah laga perebutan tempat ketiga, perempatfinal, dan enam laga lainnya selama Piala Dunia 2010. Stadion ini mempunyai struktur atap yang unik dan berlatar belakang pemandangn yang indah karena dekat dengan Danau North End. Sebelum ada stadion ini, semua pertandingan sepakbola di kota ini dimainkan di stadion rugbi Eastern Province, Afrika Selatan.

Free State Stadium

Kota: Mangaung/ Bloemfontein
Mulai Dibangun: 1952
Selesai Direnovasi: 2008
Kapasitas: 48.000 penonton
Lapangan bersejarah untuk tim nasional Spanyol. Di sinilah tim Spanyol, unggulan pertama Piala Konfederasi 2009, secara mengejutkan tumbang dari tim nasional AS di pertandingan semifinal. Pusat olahraga bagi masyarakat di kota Bloemfontein ini kerap menjadi wahana gelaran kompetisi olahraga nasional, terutama rugbi dan sepakbola.

Mbombela Stadium

Kota: Nelspruit
Selesai Dibangun: 2009
Kapasitas: 46.000 penonton
Stadion ini termasuk yang baru dibangun menyambut Piala Dunia 2010. Namanya diambil dari nama kota bagian Nelspruit dan Mbolela berasal dari bahasa Siswati (salah satu bahasa resmi Afrika Selatan) yang secara harafiah berarti “banyak orang berkumpul dalam tempat kecil”. Terletak di Provinsi Mpumalanga, stadion ini berjarak sekitar 12 kilometer dari Bandara Kruger-Mpumalanga.

Peter Mokaba Stadium

Kota: Polokwane
Selesai Dibangun: 2010
Kapasitas penonton: 46.000
Diberi nama sesuai pejuang antiapartheid, Peter Mokaba, stadion ini ditujukan untuk  mengenang semangat dan inspirasi sang pejuang yang juga berasal dari kota Polokwane. Rancangan stadion ini diinspirasi oleh simbol lokal, pohon Baobab, yang struktur tiang-tiang bajanya menopang atap di setiap pojoknya. Stadion ini dibangun berdekatan dengan stadion Peter Mokaba lama di Provinsi Limpopo. Di stadion ini, Didier Drogba yang sekarang membela Chelsea, melakukan debut internasional pertamanya untuk Pantai Gading pada kualifikasi Piala Afrika melawan Afrika Selatan.

Royal Bafokeng Stadium

Kota: Rustenburg
Mulai Dibangun: 1999
Selesai Direnovasi: 2010
kapasitas: 42.000 penonton
Stadion ini dinamai sesuai dengan nama Suku Bafokeng yang menetap di wilayah itu. Walau Rustenberg tidak mempunyai klub lokal, stadion ini telah menjadi tuan rumah bagi liga sepakbola lokal (Premier Soccer League) dan ketika Afrika Selatan mengalahkan Burkina Faso 2-1 pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2001.

0 Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.