Matthew Sayersz
July, 8th 2010 | by | Comments: 0
Taman kota dan sore yang cerah menjadi latar perbincangan saya dan seorang penyanyi pendatang baru, Matthew Sayersz, seputar musik dan single-nya. Apakah ia akan menjadi “the next big thing”?
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Sebelumnya, nama yang digunakan setiap manggung adalah Matthew Sayersz & Friends. Bisa ceritakan tentang nama tersebut?
Sebenarnya, itu adalah nama untuk saya dan teman-teman, sebelum akhirnya saya memutuskan solo. Mereka selalu membantu saya setiap ada proyek. Mereka minta konsepnya nge-band. Nanti kalau album saya keluar, baru the real Matthew keluar as a soloist. Jadi, sebenarnya konsep Matthew Sayersz & Friends itu adalah Matthew dengan musiknya bersama teman-teman.
Sejarah awalnya Anda mengambil karier di bidang musik?
Awalnya, datang tawaran dari EO-EO yang ngajak main di acara mereka. Saya manggung pertama kali di acara sebuah provider telekomunikasi. Saya jadi opening Glenn Fredly dan Ello di sebuah pensi sekolah. Itu tahun 2007.
Siapa yang meng-influence musik Anda?
Tidak jauh dari r ‘n b, jazz, dan pop. Saya dengar Music Soulchild, Michael Jackson, Stevie Wonder, wah banyak banget. Untuk musisi lokal, saya suka suara Ipank, Sandy Sandoro, Glenn Fredly. Semuanya menginspirasi. Banyak musisi Indonesia yang gokil sebenarnya. Tapi, support terhadap musisi lokal masih kurang di sini. Masih banyak yang terlalu mengacu ke musik Barat, padahal musik lokal juga banyak yang “wow”.
Deskripsikan musik Anda?
Musik saya adalah perpaduan r ‘n b, pop, dan jazz. Intinya, saya menyukai bermacam jenis musik. Nah, di album solo ini, saya akan coba menggabungkan semuanya. Di album ini, saya kerja sama dengan Glenn Fredly sebagai produser.
Bisa ceritakan tentang single Anda, “Extra”?
Single ini yang menciptakan Glenn, dan saya berkolaborasi dengan Rayi (RAN) yang nge-rap. Lagu yang rilis tahun lalu ini tentang mengagumi keindahan seseorang, baik perempuan maupun laki-laki. Rencananya, album ini rilis setelah bulan puasa, mudah-mudahan.
Apa yang membedakan Anda dengan musisi pria Indonesia yang lain?
Hmm, bingung jawabnya. Ha-ha-ha. Kalau menurut orang-orang, sih, saya punya ciri khas. Misalnya, dari karakter vokal.
Hal yang paling menyenangkan dari bermusik, menurut Anda?
Jalan-jalan. Ha-ha-ha. So far, paling seru pas ada proyek dengan Barry Lukimahua Project (BLP). Proyek ini sudah berjalan selama 3 tahun lebih, sejak saya lulus SMA. Lalu, saat saya ikut program Bintang Mencari Bintang dan dapat juara 2, saya pergi ke Malaysia dan perform di televisi lokal sana. Grogi banget waktu itu karena acaranya live.
Tujuan Anda bermusik sebenarnya apa?
Ini akan jadi hidup saya. Yang jelas, saya mau berkarya dan orang menyukai karya tersebut. Buat saya, hidup adalah musik dan musik adalah hidup.
Terakhir, kenapa orang harus mendengarkan musik Anda dan membeli album Anda nanti?
Karena, sekarang saya sudah menemukan Matthew dengan karakter yang beda. Mudah-mudahan saya bisa membawa warna musik yang baru. Saya sendiri merasa yakin kalau saya beda. Saya juga percaya diri karena saya mendapat support dari musisi-musisi hebat, yang sebelumnya bahkan tidak saya bayangkan bisa kerja sama, seperti dengan Glenn Fredly yang musikalitasnya tinggi banget. Intinya, album ini akan jadi sesuatu yang baru, karena kalau dilihat dari single perdana “Extra”, banyak respons dari orang-orang kalau ini merupakan sesuatu yang fresh.
Fast Fact:
To see Matthew's single 'Extra': Matthew Sayersz – Extra on Youtube.
Contact the writer at astri.darmayanti@mediasatu.com
Follow her on twitter


Comments
Be the first to comment.