Diana dan Penghargaan untuk Koes Plus
July, 13th 2010 | by Hapis Sulaiman | Comments: 0
Panggung Plenary Hall, Jakarta Convention Center tampil gemerlap dengan suasana beraroma 1970-an. Malam itu, 6 Juni 2010, Kompas menggelar pentas musikal Diana: Rahasia Hatiku.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Gelaran ini sejatinya ditujukan sebagai bagian dari perayaan hari jadi ke-45 Harian Kompas yang mengangkat tema "Merajut Nusantara" sekaligus apresiasi atas musik dan dedikasi Koes Plus yang telah mengabdikan dirinya selama 50 tahun sebagai 'pelantun Nusantara'. Malam itu Koes Plus diwakili oleh Yok Koeswoyo. Suguhan teater dengan padu-padan gerak tari, musik, dan lagu ini mengangkat kisah perjalanan sebuah band yang dibalut kisah roman picisan, percintaan yang disertai intrik, percekcokan, misi perdamaian, sekaligus keberhasilan.
Jockie Suryoprayogo yang bertindak sebagai penata musik di pergelaran ini sukses mengaransemen lagu-lagu hits Koes Plus yang malam itu acap membahana menjadi bagian dari rantai cerita juga memberi sentuhan-sentuhan ilustrasi untuk membangun suasana dramatis di panggung. Naskah pementasan ini sendiri digarap Bre Redana yang penyutradaraannya ditangani oleh 'maestro' Garin Nugroho. Ambil bagian dalam pementasan tersebut: Ariyo Wahab, Reuben Alishama Hadju, Ade Dana Galistan dan Rezanov, Andi/rif, Sheila Marcia Joseph, Nindy, Eet Syahranie, Tohpati, Aning Katamsi, Once, Orkes Sa'Unine, Combo Edwin Saladdin, penari ISI Surakarta, Eko Supriyanto, dan Paduan Suara Mahasiswa UI Paragita menjadikan pergelaran ini megah dipandang mata meski harus merenung lama untuk mengerti ceritanya. Kemegahan suguhan pementasan makin menjadi dengan sajian multimedia berupa gambar-gambar yang menjadi penghias latar. Gelaran drama musikal ini dilanjutkan 7 dan 8 Juli 2010, pukul 20.00-22.00 WIB di tempat yang sama.
Contact the writer at hapis.sulaiman@mediasatu.com



Comments
Be the first to comment.