Boy M. Ridwan (28)
July, 26th 2010 | by Hanindyo Suropati | Comments: 0
IT is Fun!
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Ini adalah profesi yang sangat dibutuhkan setiap perusahaan. Terlihat sepele, memang, tapi menentukan. Setidaknya, itulah pandangan pribadi saya tentang profesi IT Engineer.
Apakah Anda warga asli Jakarta, mengingat profesi ini didominasi para 'pendatang'?
Ya. Lahir dan besar di Jakarta, dan gue cinta kota ini.
Kenapa Anda bisa tertarik untuk kemudian memilih profesi ini?
Dari kecil, gue memang suka ngoprek sesuatu, mulai dari sepeda, mobil, sampai suatu saat gue tertarik dengan computer. Nah, akhirnya, gue memutuskan mengambil kuliah Jurusan Teknik Informatika, yang spesialisasinya Network Engineer, karena bisa men-develop kantor dari mulai cabling, koneksi internet, sampai membagi bandwidth internet.
Sudah berapa lama menjalani profesi ini?
Sekitar 5 tahun di sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang IT Consultant.
Anda bekerja di sebuah perusahaan IT Consultant? Siapa saja kliennya?
Kebanyakan dari golongan Pemerintah, seperti Kementrian Perdagangan, Kementrian Perhubungan, KPK, dan BUMN. Kalau commersial sector-nya Medco, Petronas, dan Tempo Data System.
Kesulitan apa yang ditemui ketika mengerjakan proyek Pemerintah?
Haha, uang lah. Apalagi? Setiap ingin memasuki sebuah control room untuk membagi switch, gue harus mengeluarkan uang untuk si pemegang kunci ruangan. Kalau nggak, akan dipersulit. Pernah gue cuek, kabel yang udah gue pasang langsung digunting-gunting. Gokil, ‘kan? Padahal, gue punya surat izin dari Kepala Bagian Pusat Data Informasi.
IT Engineer di mata masyarakat awam identik dengan nerd. Menurut Anda?
Tergantung pribadi masing-masing sih. Kalau gue pribadi, nggak setiap waktu di depan komputer juga. Setiap weekend, gue hang out, nonton konser musik, dan traveling. Waktunya kerja, gue kerja. Pas weekend, ya, gue nikmatin.
Anda tidak bosan dengan profesi ini; berhadapan dengan server, selalu berhubungan dengan computer, dan sering di-complain klien?
IT is fun, karena ini sudah seperti hobi. Selebihnya, itu risiko pekerjaan.
Bagaimana pendapatan profesi ini?
Cukup. Untuk tambahan, gue punya side job dengan membangun jaringan. Saat ini, gue dan beberapa teman sedang mengembangkan dan memasarkan konsep Digital Marketing, yaitu proses aktivitas pemasaran menggunakan sarana teknologi digital sebagai medianya tanpa harus menggunakan brosur. Jadi, tidak memerlukan kertas dan menebang pohon lagi. Lebih go green lah.
Apabila menjadi Gubernur DKI Jakarta, apa yang akan Anda lakukan?
Gue akan memberikan internet gratis dengan bandwidth besar untuk masyarakat. Lalu, menjalankan dengan tegas peraturan soal mobil yang sudah dipakai 10 tahun tidak boleh digunakan lagi, supaya Jakarta tidak macet lagi.
Contact the writer at hanindyo.suropati@mediasatu.com
Follow him on twitter


Comments
Be the first to comment.