Resurrection #2 Reuni Jawara Indies Bandung
July, 27th 2010 | by Adirama Gemmy | 2
Minggu 25 Juli lalu, digelar sebuah acara reuni band-band (bergenre) indies Bandung di New Majestic (dulu Gedung Asia-Afrika), Braga. Ini adalah kali kedua para pemuda kreatif menggelar acara serupa. Acara perdana dihelat pada 2001.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Ada sekitar 15 band yang berpartisipasi dalam acara tersebut, antara lain Peanuts, New Market, Pocket Monster, Kamehame, E.T.A, dan Pure Saturday. Tak ketinggalan, band asal Jakarta, Parklife, yang juga terhitung sebagai angkatan mereka, turut diundang guna memeriahkan suasana. Menurut kabar, acara yang dimulai pukul 15.00 tersebut sukses menghabiskan seluruh tiket dari jumlah 500 yang disediakan panitia (Double Decker Ent).
Nuansa hangat sangat terasa begitu memasuki area venue. Keceriaan terlihat dari garis-garis wajah penampil. Hal itu wajar karena mereka memang bisa dibilang cukup lama terpisah oleh kesibukan masing-masing. Jika sudah begitu, penampilan ataupun kebangkitan (indies) bukan lagi jadi tujuan utama. Istilah 'reuni' terasa lebih tepat menjadi tema utama acara hari itu.
Meski begitu, para penampil bukan berarti tak acuh dengan 'kualitas' penampilan mereka. Hampir seluruh band sukses membawakan dengan sempurna lagu-lagu band favorit mereka. Peanuts, misalnya. Band yang dikenal sering membawakan lagu-lagu Blue Tones dan James di awal terbentuknya ini berhasil membuat penonton menari bersama saat mereka menyanyikan “Destiny Calling” dari James. Aura legendaris begitu terasa dari antusiasme penonton saat bernyanyi bersama Peanuts. Begitu pun dengan New Market yang malam itu menghabiskan kesempatan tampil mereka dengan membawakan lagu-lagu Suede. Bahkan di akhir lagu, penonton sempat meminta encore. Namun mengingat jumlah penampil yang masih antre, mereka pun menyudahi penampilan dengan memberi kenangan manis. Acara ditutup oleh penampilan Pure Saturday yang mengcover The La's dan Ride.
Wajah-wajah puas tampak jelas terlihat dari penonton. Selain terhibur, tentunya mereka juga terharu dengan kebesaran hati para idola mereka yang masih mau berkumpul dalam satu payung bernama indies. Rasanya, 9 tahun terlalu lama untuk kembali menunggu acara ini. Dan, kehangatan serta keakraban Resurrection hendaknya dapat menginspirasi pemuda Jakarta untuk menggelar acara serupa demi kemajuan/regenerasi scene indie di sini.
Contact the writer at adirama.gemmy@mediasatu.com
Follow him on twitter





jabiwabi
July, 29th 2010
tunggu JUICE punya MVRCK !!!!