Piaggio LX 150 ie
August, 16th 2011 | by Agung Suharjanto | Comments: 0
Inilah scooter bagi Anda yang ingin bersantai dan menikmati setiap perjalanan.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Sesuatu yang sudah tidak asing lagi. Baik mereknya maupun produknya. Walaupun sempat cukup lama menghilang, nama Piaggio dengan Vespa-nya tetap memiliki tempat di hati pecinta sepeda motor tanah air. Bahkan, untuk keluaran tertentu, Vespa menjadi barang koleksi yang menjadi incaran – baik kolektor dalam negeri maupun luar negeri.
Dan kini, dengan resminya Piaggio Indonesia, nama Vespa kembali menggema. Salah satu produk yang menjadi andalan mereka adalah ini, LX 150 ie. Scooter ini pun sebenarnya tidak asing lagi di tanah air. Sudah beberapa tahun scooter matic ini beredar di jalan-jalan tanah air – walau dalam jumlah minim. Tapi, hadirnya Piaggio Indonesia membuat LX 150 ie menjadi penawaran yang sangat menggiurkan. Dengan harga yang hanya sekitar setengah dari harga jual dari ekportir sebelumnya, tidak aneh jika LX 150 ie mendapatkan respon yang luar biasa.
Resmi diluncurkan pada ajang Pekan Raya Jakarta yang lalu, peminat LX 150 ie membludak. Di ajang tersebut, Piaggio Indonesia berhasil menjual lebih dari 1.300 unit produknya. Dan, sebagian besar dari angka penjualan tersebut merupakan kontribusi LX 150 ie. Dampaknya, dengan panjangnya daftar pemesan, pengiriman semua pesanan tersebut baru akan selesai pada Bulan Oktober nanti. Suatu hal yang sangat disayangkan.
Strategi Piaggio Indonesia meluncurkan produk-produknya di Pekan Raya Jakarta patut diacungi jempol. Dengan banyaknya pengunjung yang datang ke pasar-malam-super-besar ini, Piaggio pun berhasil mendapatkan perhatian dari masyarakat – terutama Jakarta. Dan lagi, walaupun di negara asalnya sana Vespa digunakan sebagai motor balap, Vespa di Indonesia sudah lekat dengan citra motor santai. Dia adalah motor yang digunakan di sore hari atau pada akhir pekan. Memacunya dengan perlahan sambil menikmati perjalanan. Begitu pula dengan yang satu ini.
Walaupun dilengkapi mesin 150 cc fuel-injection, dia bukanlah roda dua yang cocok untuk Anda kendarai dengan laju. Bukan karena dia tidak mampu. Hanya saja, jika Anda mengendarainya dengan laju, Anda akan kehilangan momen-momen berharga bersamanya.
Harus diakui, konsistensi Piaggio yang selalu menggunakan bahan metal untuk konstruksi bodi di setiap produknya sedikit memengaruhi kemampuannya berakselerasi. Bobot yang cukup berat menjadi beban pada mesinnya. Dan pada suatu momen, saya coba mengendarainya berboncengan dengan Herry Ananta (Fotografer TG). Dengan total bobot kami berdua sekitar 150 kg, scooter ini agak kewalahan saat akan melintasi sebuah tanjakan yang tidak terlalu curam.
Namun, bukan karena itu pula saya tidak menyarankan membawanya dengan laju. Entah apa, tapi ada sesuatu padanya yang mengajak Anda untuk bersantai. Dan karena sekarang sedang Bulan Ramadhan, dia menjadi roda-dua yang sangat cocok untuk Anda ajak ngabuburit. Berkendara santai bersama pasangan sambil menunggu datangnya saat berbuka puasa. Dan bagi Anda yang baru mendapatkannya setelah Lebaran, Anda harus menunggu Ramadhan yang akan datang untuk mendapatkan momen berharga bersama LX 150 ie.
Contact the writer at agung.suharjanto@mediasatu.com


Comments
Be the first to comment.