SPEED GUIDE

Mitsubishi Lancer Evolution X: Flying Evo!

September, 16th 2011 |  by  Billy Israj  | Comments: 0

Mengadopsi  mesin 4 silinder turbo, sebuah transmisi twin-clutch, serta sistem kemudi all-wheel-drive membuat Anda benar-benar melayang saat mengendarai Mitsubishi Lancer Evolution X.

Mitsubishi Lancer Evolution X: Flying Evo! Mitsubishi Lancer Evolution X: Flying Evo!

Mitsubishi Lancer Evolution Mitsubishi Lancer Evolution

Photo by: Dokumentasi Istimewa

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors telah memperkenalkan Mitsubishi Lancer Evolution X yang lebih mengedepankan pencapaian teknologi. Mengadopsi  mesin 4 silinder turbo, sebuah transmisi twin-clutch, serta sistem kemudi all-wheel-drive membuat Anda benar-benar melayang, kata Billy Israj.

Evolution X baru ini dibuat dari alumunium terutama di bagian atap, sekitar mesin dan beberapa panel lainnya di badan mobil. Performa chassis secara subtansial akan ditingkatkan dengan sistem 4WD mutakhir yang baru diperkenalkan Mitsubishi, yaitu sistem All Wheel Control (S-AWC). Ada lagi mesin silinder alumunium turbocharged MIVEC dipadu transmisi auto-manual 6-speed berperforma tinggi. Dengan spesifikasi mutakhir ini membuat Evolution X menjadi etalase teknologi Mitsubishi di atas roda.

Mitsubishi menambahkan teknologi Active Brake Control, Active Steering System dan Roll Control Suspension pada S-AWC ini sehingga menjadi sistem yang terintegrasi.

Penambahan lain adalah Active Center Differential (ACD) yang bekerja secara elektronik mengontrol kopling hidrolik multi-plate. Sebuah ECU memaksimalkan kerja kopling pada kondisi pengendaraan yang berbeda, pada saat transmisi berada pada posisi free dan locked. ACD menyediakan tiga mode, yaitu Tarmac, Gravel dan Snow, memudahkan dan mempercepat respons kontrol pada permukaan jalan yang berbeda.

Pada desain eksteriornya kita dapat melihat eye-catching teralis besar, bagian muka yang meminjam bentuk sebuah jet fighter memberikan peluang sejumlah besar udara masuk, dan menambah stabilitas mobil mencengkeram jalan. Logo Mitsubishi dengan tiga buah belah ketupat di bagian tepi depan mesin juga menjadi ciri khas desain Evolution ini.

Interiornya mengikuti tatanan yang sederhana dan fungsional. Warna hitam pada tombol dalam interior menggunakan titik warna silver memperlihatkan warna alumunium dan menambah dinamis serta atletis ruang interior.

Lancer Evolution X memiliki jok depan yang nyaman dalam perjalanan jauh sekalipun, di dua sisinya ada lengkungan penahan yang menahan pengendara pada saat tikungan. Tentu saja ada sentuhan istimewa yang membuah Evo ini lebih mewah.

Jok pengemudi dilengkapi tiga sabuk pengaman yang terinspirasi dari mobil balap dengan warna titanium. Tinggi setirnya bisa diatur sesuai dengan tinggi si pengemudi. Pedal gas, rem, dan kopling alumunium juga merupakan ciri khas Lancer Evolution X ini. Instrumen dan panel mewah kokpit lebih mempertegas bahwa mobil ini bukanlah sedan biasa, tapi didesain seperti mobil balap yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Sistem multimedia yang terpasang dalam kokpit melengkapi desain interior dan juga salah satu cara dialog pengemudi dengan mobil ini. Anda akan menemukan status kerja S-AWC pada sistem peta navigasi dan DVD audio control.

Sasis menggunakan desain rangka ring-structure yang merealisasikan peningkatan kekuatan badan mobil yang cukup signifikan, sedangkan penggunakan alumunium di sekitar mesin, atap, bagian depan-belakang dan pintu samping menurunkan berat mobil. Penurunan berat di bagian atas badan mobil menurunkan titik berat gravitasi mobil serta momen inersianya sehingga performa dan handling Evo menjadi lebih baik lagi.

Sistem ABS sport ECU mengolah informasi dari sensor steering angle mendeteksi masukan steering dan juga lateral G dan sensor kecepatan kendaraan menjadi tekanan yang merata ke masing-masing roda secara independen. Hasilnya adalah kerja respons steering pada saat pengereman menjadi maksimal.

Belum lagi sistem Electronic Brake Force Distribution memaksimalkan alokasi kekuatan pengereman antara roda depan dan belakang. Peningkatan tekanan yang diarahkan ke roda belakang ketika pengereman berlangsung mendekati maksimal, EBD menurunkan kerja roda depan menghasilkan respons anti-fade yang baik.

Untuk mobil sekencang ini, sulit memberikan karakter pada sebuah Evo X. Untuk melakukannya Anda harus mengerti emosi yang membuat mobil itu enak untuk dikendarai, enak untuk dimiliki dan berharga lebih dari Rp1 miliar. Subaru telah dikenal bisa melakukan hal seperti itu selama beberapa tahun dengan Impreza, dan belakangan Ford juga mulai kelihatan melalui RS. Dan sekarang, untuk pertama kalinya dengan Evo X, Mitsubishi juga bisa.


Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.