BII Platinum Credit Card Presents Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna
September, 20th 2011 | by Martin Johnindra | Comments: 0
Kahitna berulang tahun. Sekitar 3000-an penggemarnya ‘diundang’ hadir untuk merayakan bersama. Saya turut hadir dan larut dalam romantismenya.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Kamis, 19 September lalu Jakarta diguyur hujan lebat. Ternyata ini tak mengurangi niat sekitar 3000-an orang untuk datang dan berkumpul di Jakarta Convention Centre (JCC). Ya, malam itu band pop kenamaan dalam negeri, Kahitna, merayakan hari jadinya yang ke-25. Mereka merayakan bersama para penggemarnya dalam sebuah konser akbar bertajuk Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna.
Pada pukul 21.00 lampu Plenary Hall JCC akhirnya dipadamkan. Tampil sebagai pembuka adalah band acapela, Jamaican Café, dengan menyanyikan “Ti Amo”.
Selang beberapa saat akhirnya tirai besar yang menutup panggung pun diturunkan. Tampaklah para personil Kahitna hadir di atas panggung dengan sosok Hedi Yunus, Mario Ginanjar dan Carlo Saba di bagian paling depan. Mereka langsung disambut gemuruh penggemar dan membuka penampilan dengan lagu “Lajeungan”. Saat itu nuansa ke-Indonesia-an sangat terasa. Mereka semua mengenakan busana bergaya etnik khas Indonesia. Ditambah lagi adanya alunan alat musik khas Minangkabau saat lagu “Di Rantau” ditampilkan.
Usai itu, naiklah Anjasmara dan Dian Nitami. Keduanya, yang berbusana ala era 1940an, berbincang dengan penuh cinta berdasarkan beragam judul lagu Kahitna. Tak lama kemudian Kahitna muncul kembali dan langsung menyanyikan “Seandainya Aku Bisa Terbang”, “Merenda Kasih” dan “Aku Dirimu Dirinya”.
Untuk membuat konser ini lebih istimewa, malam itu tampil juga beberapa musisi kenamaan Indonesia. The Groove tampil dengan full team membawakan “Selamat Ulang Tahun Cinta” yang khusus dipersembahkan sebagai kado ulang tahun. Setelahnya, lagu “Bagaimana” dari album Kahitna, Cerita Cinta, dinyanyikan oleh Rieka Roeslan dan teman-temannya.
Mewakili generasi 2000-an, tampil pula RAN. Mereka menyanyikan “Mengapa Terlambat”, “Setahun Kemarin”, dan “Cinta Sudah Lewat”. Penampilan Rayi, Asta, dan Nino nampak begitu menghibur dan penuh energi. Terakhir, Maliq & D’Essentials juga menjadi salah satu penampil. Mereka menyanyikan “Everybody Needs Somebody”. Dan, “Permaisuriku” dari Kahitna, yang konon merupakan lagu paling sering dipesan kala band ini masih tampil di café dan juga lounge, turut pula ditampilkan.
Tak hanya penampilan dari musisi-musisi di atas saja yang membuat konser ini lebih spesial. Kahitna sempat pula merilis sebuah lagu, “Suami Terbaik”, untuk pertama kalinya ke telinga penggemarnya.
Seperti sudah diperkirakan, crowd yang memenuhi JCC menjadi layaknya anggota ‘backing vocal’ dari Kahitna. Hampir di setiap lagu mereka semua turut sing a long selama konser selama dua jam tersebut. Terlebih kala ditampilkannya lagu-lagu yang membawa memori ke pengalaman pribadi masing-masing, seperti “Cerita Cinta”, Tak Sebebas Merpati”, “Mantan Terindah”, “Soulmate”, dan “Tak ‘Kan Terganti”.
Contact the writer at martin.johnindra@mediasatu.com
Follow him on Twitter


Comments
Be the first to comment.