A Music Network #4
December, 24th 2011 | by Contributor | Comments: 0
Deathrockstar dan Hyperreal Movement kembali dengan gig keren mereka yang keempat; A Music Network #4. Risyad Tabattala datang menikmatinya.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
A Music Network #4 digelar pada 6 Desember lalu di Hard Rock Cafe Jakarta, Plaza Indonesia. Semua yang datang berharap disuguhi musik-musik berkualitas, karena sejatinya, konsep AMN adalah menghadirkan band-band berkarakter dengan karya yang tidak pasaran.
AMN #4 menjadwalkan Darryl Wezy, Stars and Rabbit, Bite, The Pain Killers, dan Aksiterror tampil di stage. Risyad Tabattala sudah ada di venue sejak awal. Darryl Wezy tampil sebagai performer pertama.
"Dari bisik-bisik penonton, saya tahu ternyata malam itu adalah penampilan di atas panggung pertama untuk Darryl Wezy. Jadi wajar, mereka tampak masih malu-malu kucing saat menjadi membuka panggung malam itu," tutur Risyad.
Setelah itu, Stars and Rabbit naik panggung. Risyad merasa, ada yang kontras ketika melihat gitaris Stars and Rabbit, Adi Widodo, tampil kalem, sementara sang vokalis Elda Suryani begitu atraktif. Tapi, dari mata Risyad, Anda harus tahu, Stars and Rabbit--band yang membawakan genre musik folk, indie, dan pop--sukses membuat Hard Rock Cafe menghangat.
Bite tampil selanjutnya. Band yang baru dibentuk pada 1 Mei 2008 ini kini beranggotakan Hans (gitar), Febri (drum), Alex (bass), dan Rebecca (vokal).
"Mereka enerjik di atas panggung. Jika kaum adam punya Jimi Multhazam sebagai pengibas panggung paling wahid, kaum hawa sangatlah bisa untuk menunjuk Rebecca sebagai wakil mereka," masih menurut Risyad.
The Pain Killers naik panggung setelah Bite. Bergenre alternative/metal/rock, band ini tampil garang, seperti seharusnya. Untuk kemudian AMN #4 ditutup dengan Aksiterror.
"Riff berat bertempo sedang ala Iommi beberapa kali muncul dalam rentang sekitar empat puluh ditimpali gonggongan sang vokalis yang tiada lelah meski jarum jam telah memasuki tengah malam, cukuplah menjadi sinyal penanda bahwa album perdana mereka yang (sepertinya) akan rilis tahun depan patut untuk diantisipasi," Risyad Tabattala menutup.


Comments
Be the first to comment.