FACES OF JAKARTA

David (35) Pemangkas Rambut

January, 20th 2012 |  by  Hanindyo Suropati  | Comments: 1

Terdapat istilah ‘rambut merupakan mahkota kepala’, konon karakter seseorang terlihat dari potongan rambutnya.

Tidak hanya perempuan, kaum pria pun menganggap potongan rambut merupakan unsur utama penunjang penampilan dan eksistensi. Di situlah tukang pangkas rambut memiliki peranan penting, Hanindyo Suropati pun mewawancarai seseorang yang mencintai profesi tersebut di ‘lapak’nya yang terbilang sederhana namun selalu ramai didatangi kalangan anak muda di bilangan Bangka, Kemang.

Apakah anda mengikuti kursus hingga bisa menjadi tukang pangkas rambut?
Saya mulai motongin rambut orang sejak kelas 4 SD, sempat ikut kursus sebentar, selebihnya otodidak. Awalnya motongin rambut teman-teman saja, terus muter-muter kalo ada yang minta tolong dipotongin rambutnya, dulu belum punya tempat.

Sejak kapan Anda mulai membuka tempat sendiri?
2007. Awalnya saya motongin rambut Reka Wijaya, sutradara ‘Bajaj Bajuri’, terus karena dia ngerasa cocok akhirnya saya dimodalin untuk buka tempat ini.

Sebelumnya anda bekerja di mana?
Di konveksi pabrik sepatu.

Dalam 1 hari berapa pelanggan yang Anda layani?
Biasanya sekitar 50 orang, soalnya saya sendirian. Dulu sempat bertiga cuma pelanggan pada maunya sama saya semua.

Buka dari jam berapa dan berapa tarif untuk pangkas rambut?
Setiap hari dari pkl.08.30-23.00 WIB, kadang lebih, soalnya nggak enak sama pelanggan yang datang dari jauh, saya libur Jumat. Untuk tarif Rp10.000, cuma banyak yang ngasih lebih dari itu, rejeki mah nggak kemana, haha.

Anda bisa memotong rambut untuk perempuan?
Bisa, dulu saya sempat kerja di salon selama setahun, cuma saya nggak betah abis kebanyakan banci, haha.

Apakah profesi ini menjadi pekerjaan utama Anda?
Iya, saya bisa menghidupi keluarga dari potong rambut. Sebulan saya ngasilin sekitar 6 juta.

Anda memiliki banyak pelanggan, apa rahasianya?
Keramahan, sabar dan mengikuti kemauan pelanggan.

Menurut Anda potongan rambut yang bakalan hits pada 2012?
Potongan gaya British, kalo gaya Harajuku dan Korea sudah nggak kepake.

Comments

kiki

January, 22nd 2012

boleh tau alamat 'lapak' nya dimana? Thanks :)

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.