Kisah Batik di Galeri Nasional
January, 27th 2012 | by Martin Johnindra | Comments: 0
Selama hampir dua minggu ini Anda bisa menyaksikan perjalanan dan kisah batik yang memesona dalam sebuah pameran yang digelar oleh JERIN – Jerman dan Indonesia.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
JERIN – Jerman dan Indonesia, sebuah rangkaian acara yang menghadirkan beragam event yang berhubungan dengan dua negara tesebut, menggelar pameran batik di Galeri Nasional. Batik sengaja dipilih karena merupakan wujud seni dan budaya dari Indonesia yang telah diakui dunia.
Di dalam pameran ini Anda akan diajak untuk melihat perjalanan batik dari ratusan tahun lalu hingga sekarang. Batik merupakan sejarah yang hidup dalam rentang waktu yang panjang tersebut. Anda bisa mempelajari bagaimana batik turut berkembang sesuai jaman, mulai dari Jawa kuno, masa Islam, saat Belanda dan Jepang menduduki negeri ini, hingga masa modern saat ini.
Pameran, yang digelar mulai 25 Januari sampai 6 Februari 2012, ini pun siap menyajikan pesona corak dan motif yang sarat makna dalam batik. Di sini Anda bisa menyaksikan pula bahwa batik tak hanya berupa kain. Ia bisa menjadi penanda identitas pemakainya. Ia juga merupakan kain yang siap ‘menemani’ lingkar kehidupan, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Masing-masingnya dihadirkan dalam ragam corak yang berbeda.
Dan, di salah satu ruang di dalam Galeri Nasional ini Anda juga bisa menikmati karya-karya luar biasa dari perintis batik modern, Iwan Tirta. Anda bisa menikmati kiprah dan pencapaiannya dalam mengembangkan batik kuno menjadi batik yang kekinian. Ia berhasil mewujudkan batik sebagai kekayaan Indonesia yang bisa dinikmati oleh dunia.
Sebagai kekayaan bangsa, kelestarian batik tentu perlu dijaga. Produksinya tak boleh berhenti agar ia bisa senantiasa hidup. Namun, ternyata industri batik setiap tahunnya memproduksi kadar emisi CO2 yang tinggi.
Nah, di pameran ini Anda bisa melihat program Clean Batik Initiative (CBI) hasil kerjasama Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman (EKONID) dan Komisi Uni Eropa. Program positif ini memiliki 3 komponen, produksi berkelanjutan, konsumsi berkelanjutan, dan dialog kebijakan. Tujuan dari CBI ini kelak untuk ‘menghijaukan’ produk batik sehingga dapat tercipta industri dan perdagangan batik yang ramah lingkungan.
Fast Track:
Galeri Nasional
Jl. Medan Merdeka Timur No. 14
Gambir, Jakarta Pusat.
Pameran: 25 Januari – 6 Februari 2012
Contact the writer at martin.johnindra@mediasatu.com
Follow him on Twitter: @johnindra



Comments
Be the first to comment.