Konser Uwe Kaa featuring Ras Muhamad: Reggae dalam Hujan
January, 30th 2012 | by Astri Apriyani | Comments: 0
Penyanyi dari Jerman ini 'dibawa' Goethe Institut ke Jakarta 26 Januari lalu. Bersama One Drop Band dan berkolaborasi dengan Ras Muhamad, ia meracik reggae dalam hujan.
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Rolling Stone Live Venue, area panggung outdoor Rolling Stone Cafe Jakarta sudah ramai sejak petang. Bule-bule dan lelaki berambut gimbal mendominasi. Semua berdesakkan di bawah satu tenda putih di depan panggung tersebut. Malam itu hujan.
Konser dibuka oleh Denny Frust, vokalis Monkey Boots, band ska Jakarta. Singkat, tapi padat. Setelahnya, One Drop Band naik panggung. Lima lelaki ini punya dresscode putih. Instrumen-instrumen yang pekat aroma reggae mulai menguar di udara. Ras Muhamad menyambutnya dengan nyanyian.
Hujan seolah tidak berarti apa-apa buat sebagian besar penonton. Banyak lelaki gimbal atau berkupluk merangsek ke paling depan panggung. Mereka mengizinkan air hujan basah di badan mereka. Lima lagu Ras; "Make Way", "Berjaya", "Musik Reggae Ini", "Crisis", dan "A Letter to Mama"; menggoyangkan setiap kepala di Rolling Stone. Si duta reggae Indonesia yang komunikatif itu sangat sahih jadi mood upper konser Kaa. Sing along di banyak bagian, terutama di lagu "Musik Reggae Ini" bikin Ras semakin bersemangat. Begitu juga para penonton.
Sekitar jam 9, Ras turun panggung. Tiba-tiba intro "They Don't Care About Us". Ini jadi pengantar Uwe Kaa naik panggung. Lelaki Jerman ini tampan. Hoody biru tua yang di tengah konser lalu dibuka menyisakan kaus ini membuat penampilannya kelihatan santai.
Kaa kelihatan sumringah. Interaksinya dengan penonton cukup hangat, meski tidak banyak. Menjadikan hujan sama sekali tidak mengganggu jalannya konser.
Sebanyak 12 track ditampilkan malam itu, di antaranya "Bunter", "Tanzen & Scheri’n", "Klingelton", "Wie Leben Laut", dan "Zu Besuch". Teriakan menggema di sana-sini. Sembari bernyanyi, wajah Kaa bersinar-sinar. Penonton pun seperti tidak mau pasif. Mereka di beberapa bagian menyalakan pemantik di atas kepala mereka. Reggae dalam hujan jadi romantis.
Konser masih berlanjut. Lagu "Welcome to Jamrock" versi cover dari lagu aslinya yang dibawakan Damian Marley--anak bungsu Bob Marley berdengung. Di bagian ini, Ras dan geng naik panggung. Ramai!
Saya pikir itu track terakhir, karena cocok menjadi klimaks. Namun, masih ada "Get Up Stand Up" dari Bob Marley. Ditambah, adu reggae dari Kaa, Ras, dan teman-teman. Sementara, One Drop Band setia dari awal hingga akhir konser. Ini baru klimaks!
Nyatanya, dalam musik, semua orang bisa bersatu, tidak kenal kewarganegaraan atau perbedaan bahasa. Pepatah "musik itu universal" bukan main benarnya.
Fast Fact:
Uwe Kaa dan One Drop Band masih akan hadir di dua kota di Indonesia.
Surabaya
31 Januari 2012
19.00 WIB
CCCL Surabaya
Uwe Kaa feat. Ras Muhamad
Tamu Spesial: Indonesian Rice
Manado
3 Februari 2012
19.00 WIT
Haha Mega Hall Manado
Uwe Kaa feat. Ras Muhamad
Support Band: Blue Blue Bubble Band
Contact the writer at astri.apriyani@mediasatu.com
Follow her on Twitter: @atre7



Comments
Be the first to comment.