Darwyn Tse: Just Smile and Nod
February, 3rd 2012 | by Iwan Setiawan | Comments: 0
Ia adalah make-up artist yang telah menangani beberapa pertunjukan musikal dan film, seperti Jakarta Love Riot dan Arisan 2. Mantan Training Manager MAC Cosmetic Indonesia ini, kini malah ikutan terjun ke dunia akting. Apa alasannya?
Photo by: Dokumentasi Istimewa
Bisa ceritakan awal ketertarikan Anda dengan dunia make up?
Pada dasarnya, saya sangat menyukai seni dalam segala bentuk dan variasinya, termasuk melukis. Belakangan, saya mendapati make up adalah media ekspresi dan pekerjaan yang menyenangkan. Mungkin karena seperti melukis, tapi memberikan efek yang mampu mengeluarkan potensi dan sisi lain dalam diri seseorang.
Hal ini sekaligus jadi misi saya. Misi untuk membuat setiap wanita menjadi cantik dan lelaki menjadi tampan. Saya tidak akan berhenti mewarnai, mendesain, dan memulaskan make up kepada siapa saja. Karena, setiap orang berhak dan patut untuk diperhatikan and looking fabulous!
Ada semacam cap buat lelaki yang berkarier di dunia make up, seolah-olah kurang maskulin. Apakah Anda mendapatkan cap ini ? Bagaimana menyikapinya?
Stigma atau cap seperti itu sungguh sebuah kebodohan dan semakin hari sudah terdengar semakin kuno. Kenapa kita harus menempelkan label pada hal positif yang dikerjakan orang lain? Ada sebagian pihak yang sebetulnya tidak percaya diri, lalu menemukan jalan, seolah-olah menjadi lebih baik dengan memberikan label yang lebih rendah pada orang lain. Sekarang sudah 2012, seharusnya kita bisa move on. Kenapa menjadi masalah jika seorang lelaki menari, memulas make up, atau bahkan memasak? Bagaimana jika situasinya saya balik. Bagaimana jika seorang wanita menjadi supir truk? Atau, seorang ahli dalam membuat bangunan, let say sebuah apartemen?
My parents are very cool with what I do! Toh, saya tidak menggunakan obat terlarang, tidak mencuri, dan mengerjakan sesuatu yang saya sukai, plus menghasilkan uang banyak! Saya tidak pernah mempedulikan apa yang orang pikir terhadap apa yang saya lakukan. Setiap orang akan selalu memiliki dan menyatakan pendapat mereka mengenai apa saja. Di sisi lain, itu hak asasi mereka juga. Buat saya? I just smile and nod!
Bisa ceritakan hal besar apa yang terjadi dalam perjalanan karier Anda?
Saya bertemu dengan banyak orang berbakat dari berbagai kalangan dan pekerjaan bahkan penjuru dunia. Dengan mereka, saya bukan ‘cuma’ bekerja. Namun, saya juga belajar apa saja. Ketika menangani make up untuk sebuah film, saya belajar mengenai aspek apa saja yang perlu saya pertimbangkan dalam membuat make up untuk sebuah film. Begitu juga jika saya bekerja untuk sebuah pertunjukan panggung. Setiap pekerjaan yang saya lakukan dalam karier saya, pada akhirnya memberi pelajaran yang menarik. Dan, saya sangat beruntung pernah bekerja sebagai Training Manager MAC Cosmetic Indonesia. MAC is pretty much where I kicked off my career in the makeup industry.
Apa sebenarnya make up artist? Dan, apa 'modal' untuk jadi seorang make up artist?
Baiklah, saya rasa memang ada hal-hal yang perlu diluruskan dalam mengartikan make up artist. Entah bagaimana, memang bisa saja ada yang mengartikan "orang yang memulaskan make up pada artis". Jelas bukan itu hanya itu!
Dalam bahasa Inggris, artis diartikan sebagai seniman yang bekerja dengan kosmetik, untuk tujuan membuat cantik atau efek lain. Semua orang bisa melakukan make up, tapi tidak semua orang lalu menjadi seniman. Biasanya, make up artist bekerja pada wilayah seni lain, seperti fotografi, film, fashion, pernikahan, pertunjukan panggung, TV, termasuk memberikan make up pada Anda.
Apa kegiatan Anda sekarang?
Saya fokus pada sebuah karier yang justru bukan keahlian utama saya. Saya sedang terlibat dalam pembuatan sebuah musikal, tapi tidak menangani make up. Saya berakting. Ada dua pertunjukan musikal yang akan segera dipentaskan!
Apa saran Anda buat anak muda yang mau mencoba terjun ke dunia make up artist?
Jangan coba-coba! You either wanna do it or you don't. It's a total commitment, like everything else.
Follow our contributor on Twitter: @setiawan00



Comments
Be the first to comment.