Sony meluncurkan rangkaian kamera Cyber-Shot terbaru: seri WX (DSC-WX100), seri HX (DSC- HX20V, HX10V), W690, seri TX (DSC-TX20, TX66), dan seri H (H90).

Cyber-Shot DSC-WX100 merupakan kamera terkecil di dunia dan teringan di kelasnya yang mengambil keuntungan penuh dari lensa Advanced Aspherical (AA) yang baru dikembangkan. Lensa ini memiliki kinerja optik untuk menghasilkan kualitas gambar yang menakjubkan. Lensa optik baru 10x (25-250mm) menangkap obyek-obyek luas dan dramatis, diperkuat oleh teknologi Clear Image Zoom untuk pembesaran 20x sambil menyimpan data resolusi. Berkat teknologi Extra High Sensitivity, noise gambar telah dikurangi hingga 1/6 tanpa mempengaruhi kualitas gambar.

Sensor gambar 18.2 megapixel (effective) Exmor R CMOS dari Sony dan prosesor gambar BIONZ serta teknologi lainnya memungkinkan WX100 untuk mengabadikan gambar-gambar dengan kualitas tinggi. Ia memiliki autofocus yang lebih cepat, hampir 0,13 detik di siang hari dan dalam kondisi cahaya rendah (secepat 0,20 detik) dan penstabil gambar Optical SteadyShot untuk pemotretan yang bebas buram dalam kondisi-kondisi yang menantang.

Sedangkan, Cyber-Shot DSC-HX20V memiliki fitur pembesaran optik 20x, Optical SteadyShot, dan lensa elemen Sony 'AA'; cocok untuk mengambil gambar-gambar indah yang bebas buram atau film dalam berbagai rentang jarak. HX20V memiliki fungsi GPS yang dapat merekam setiap log, yang memungkinkan pengguna untuk melacak log dan detail lokasi foto yang diambil. Foto tersebut kemudian dapat dilihat menggunakan PlayMemories Home melalui geotag. HX10V juga memiliki fitur 18,2 megapixel Exmor R CMOS sensor yang sama, lensa 24mm dengan penstabil gambar, layar LCD besar 3.0 inci dengan aplikasi penyunting Photo Creativity, 1080/60i HD video.

HX20V dibangun sebagian dengan menggunakan teknologi unik dari Sony yaitu "SoRPlas" (Sony Recycled Plastic). SoRPlas (plastik polikarbonat tahan api yang dihasilkan melalui penyampuran sisa campuran plastik dari pabrik manufaktur khusus belerang berbasis tahan api) mengandung bahan daur ulang 99% dan menghasilkan kekuatan yang sangat baik dengan daya tahan panas dan durabilitas kelas internasional.

Seperti WX100, Cyber-shot DSC-W690 menghasilkan kinerja baik dalam kemasan ramping yang memukau dengan ketebalan hanya 17.5mm pada bagian paling tipis - tertipis di dunia untuk kamera CCD berbasis digital dengan pembesaran optik 10x - berkat dukungan perkembangan terbaru dari lensa AA. W690 ini menawarkan 16,1 megapixel efektif Super HAD CCD, pembesaran optik 10x G Lens (25-250mm), Optical SteadyShot yang telah ditingkatkan, dan 360 Sweep Panorama.

Lalu, Cyber-shot DSC-TX20 menggabungkan daya tahan dan kinerja yang luar biasa dalam tampilan desain yang ramping dan bergaya. Tahan air, tahan debu, dan tahan getaran dan suhu rendah, TX20 dapat digunakan dalam berbagai lingkungan yang menantang, menghasilkan foto berkualitas tinggi secara konsisten dan film-film Full HD film dengan 16.2 effective megapixel Exmor R CMOS sensor dan Optical SteadyShot (Active Mode).

Selanjutnya, dengan ketebalan hanya 12.2mm, Cyber-Shot DSC-TX66 merupakan kamera dengan badan tertipis di dunia. Dilengkapi sensor 18.2 megapixel efektif Exmor R CMOS dari Sony, TX66 juga dilengkapi dengan berbagai fungsi termasuk teknologi Extra High Sensitivity, Full HD Movie dan antarmuka Photo Creativity interface.

Terakhir, Cyber-Shot H90 memberikan dukungan pada sensor CCD efektif 16,1 megapixel dan Intelligent Auto yang saat ini mampu mengenali hingga 33 scene. Cyber-shot DSC-H90 membuatnya jauh lebih mudah untuk mengambil gambar-gambar jernih. Pembesaran optik 16x (24-384mm) menangkap secara virtual semua pemotretan 'wide range' atau gambar tele dan "360 Sweep Panorama", memungkinkan pengguna mengambil gambar-gambar panorama dengan sapuan tunggal kamera ini.

 

Contact the writer at oky.hartanto@mediasatu.com
Follow him on Twitter: @okyhard