Foto, lukisan, instalasi, cahaya dan busana. Kelima hasil karya seniman urban Indonesia itu ditampilkan di Designclopedia sejak 1 hingga 4 Februari lalu. Inilah Exquisite Glam, A Night Art with Martell.

‘Karya seni kontemporer’ menjadi kata kunci bagi Martell untuk menggandeng lima seniman ini untuk melangsungkan sebuah pameran. Menurut  Martell, produsen cognac asal Prancis, kelimanya, yaitu Peter Tjahjadi (Fotografer), Shawnee Puti (Pelukis), Nus Salomo (Seniman Cahaya), Syagini Ratna wulan (Seniman Instalasi), dan duet Andrea Risjad serta Amot Syamsuri yang mengusung merek ISIS (Perancang Busana) , punya citra yang khas, tulen dan memiliki komitmen kuat dalam kesempurnaan. Setara dengan citra Martell.

“Becoming Worldly” adalah karya pertama yang langsung terlihat begitu memasuki Designclopedia. Karya Peter Tjahjadi ini hadir dalam kubus raksasa yang tersusun miring, berjajar. Sebagian berwarna keperakan, polos. Sebagian lagi menghadirkan foto dengan objek laki-laki dan perempuan yang menggambarkan kegemerlapan kota metropolitan. Karya ini bisa dinikmati satu persatu, tapi tak salah juga kalau dinikmati secara keseluruhan.

Shawnee Puti menghadirkan empat lukisan yang masing-masing berjudul “Crowded”,  “Sleepwalker”,  “Do I Have a Choice” dan  “Shawnee for Kooning”. Disini terlihat Shawnee  asyik menggunakan warna-warna terang dan banyak bermain dengan simbol. Shawnee mengajak penikmat lukisannya ‘tersesat’ dalam sebuah petualangan dan perjalanan imajinatif.

Dalam sebuah ruangan transparan, hadir instalasi yang bermain-main dengan cahaya. Itulah karya Nus Salomo.  Interaksi antara cahaya dan benda-benda seni ini menghadirkan imajinasi futuristik  ala sang pembuat karya. Ia membuat benda-benda seni dengan material bambu, laser cut, LED Lighting, juga fiber glass.

Syagini menampilkan tiga karya dalam judul Love Affair part 1: Dining Room/White Lies. Sendok-garpu, chandelier dan mangkuk dengan tatakan tampak meleleh. Instalasi ini menggeser anggapan stereotip tentang cinta yang berubah menjadi sebuah keliaran dan berkonotasi subversif.

Duo ISIS menghadirkan instalasi dua gaun malam. Menurut Andrea dan Amot, mereka hanya butuh satu hari saja untuk menambahkan aplikasi di dua gaun itu. Kedua gaun itu hanya sebagai sneak peak dari rancangan mereka yang lain yang akan ditampilkan di malam puncak acara "Exquisite Glam, A Night Art with Martell", 7 Februari.  Mereka akan menampilkan koleksi ISIS F/W 2013 berjudul ‘Secret Ceremonial’.  Bocorannya, ISIS menghadirkan gaun-gaun berwarna putih, biru kelam, hitam dan emas berpotongan siluet A sebanyak 40 potong diantara siluet H yang menjadi karakteristik keduanya.

 

Contact the writer: nevy.elysa@mediasatu.com

Follow her on Twitter:@nevy_elysa