FRANKLY SPEAKING

Imlek, Sri Mulyani, Ramalan Jayabaya

February, 2nd 2010 |  by  Sujiwo Tejo  | 0

Ramalan, nujum, nubuat, atau apalah namanya, fungsinya justru untuk peringatan.

 

Saya akan coba menghubungkan shio Macan Kayu dengan ramalan Jayabaya untuk 2010 ini. Waduh, waduh, ternyata klop. Apalagi, kalau dihubungkan dengan ramalan Suku Maya akan adanya peristiwa besar 21 Desember 2012.

Jika pada 2010, kita anggap sebagai persiapan terjadinya gonjang-ganjing 2012, maka shio Macan Kayu cukup mewakili gambaran peristiwa-peristiwa yang akan mendebarkan. Misalnya, yang membuat saya agak was-was adalah sekarang persatuan kaum perempuan sudah sedemikian kuat. Begitu juga solidaritas kaum laki-laki terhadap kaum perempuan. Koin Prita yang bisa mengumpulkan dana hampir Rp1 miliar menunjukkan kekuatan itu. Padahal, naga-naganya, kasus Bank Century akan cuma sampai pada mengorbankan menteri keuangan saja, Sri Mulyani, perempuan.

Bisa kita bayangkan nanti akan seperti apa amarah masyarakat. Mereka sekarang menginginkan kasus Century dibongkar sampai ke akar-akarnya. Memang, kalau dari demo-demo yang kita lihat, Sri Mulyani juga dijadikan bulan-bulanan oleh masyarakat. Giginya diberi taring. Dibakar pula. Tapi, dibakar bersama tokoh-tokoh lain di atasnya.

Nah, kalau pembongkaran kasus Century hanya dihentikan sampai pencopotan Sri Mulyani saja sepertinya masyarakat akan berubah. Sepertinya, apa yang diramalkan Jayabaya dan shio Macan Kayu akan kejadian. Jayabaya dari abad ke-11 bilang, Nusantara akan meraih kejayaan lagi sekembalinya dua makhluk gaib Sabdo Palon Noyo Genggong. Tapi, sebelum itu akan ada tikus pithi anoto baris. Artinya, adalah gerakan rakyat semesta, yang lebih besar dari koin untuk Prita maupun sejuta lebih Facebooker untuk mendukung Bibit dan Chandra. Belum lagi, dukungan untuk Hendri Mulyadi, penonton yang tiba-tiba masuk kancah sepakbola PSSI melawan Oman saking kesalnya pada PSSI. 

Tikus piti anoto baris tampaknya terjadi tahun ini. Perhatikan saja. Kabarnya, dalam shio Macan Kayu, perpaduan logam positif dari langit dan unsur kayu akan menimbulkan banyak perbenturan kepentingan, terutama kepentingan kalangan politisi hingga konfliknya berdampak di bidang hukum dan ekonomi. Sudah tentu, kepercayaan investor akan kembali menipis karena konflik berkepanjangan itu. Mudah ditebak apa yang akan terjadi di kalangan masyarakat luas.

Sudah tentu, ramalan, nujum, nubuat atau apalah namanya, fungsinya justru untuk peringatan kepada kita agar hal itu tidak terjadi. Mungkin bisa dipertimbangkan kembali usaha untuk menutup kasus Century hingga hanya pada Sri Mulyani. Seyogyanya, kasus tersebut dituntaskan hingga ke akar-akarnya. Bukan hanya Sri Mulyani seorang diri, sehingga tidak muncul solidaritas perempuan yang akhirnya jadi solidaritas seluruh masyarakat. 

Dalam perayaan Imlek, selalu ada angpau. Dalam tradisi, angpau itu warnanya merah. Konon, warna ini dalam tradisi kemunculan Imlek ditakuti oleh naga Nian yang akan mengancam masyarakat. Mudah-mudahan warna merah PDI Perjuangan dalam kasus Century ini bisa berfungsi seperti angpau yang mengusir naga Nian. Entah kalau merahnya diam-diam udah mulai pudar, misalnya dipudarkan oleh Taufik Kiemas. Siapa tahu. Ya, kita lihat aja ramalan shio Macan Kayu, Jayabaya dan Suku Maya.

 

Bookmark and Share

0 Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.