FRANKLY SPEAKING

Yuk Makan-makan

February, 2nd 2010 |  by  Sujiwo Tejo  | 0

Selain kesenangan dan orientasi, dendam juga membuat kita susah melupakan sesuatu

img

Mengapa kita suka lupa parkir mobil di mana? Ini terutama kalau di basement. Mungkin, karena tempat parkir level berapa pun suatu bangunan nyaris sama. Saat parkir, kita tidak punya orientasi khusus. Rasa koordinat khusus tentang titik keberadaan mobil kita juga ndak ada. Ruangan serupa semua. Bingunglah kita mencari-cari mobil saat ingin pulang, sekalipun kita hafal level basement-nya.

Tapi, mengapa tahun ini kita ingat Chris John, juara dunia tinju dari Indonesia? Karena, pada dasarnya kita semua senang aduan. Aduan sapi, kambing, babi, ayam, dan lain-lain. Jangkrik pun kita adu. Kita juga senang bertaruh. Olahraga seperti sepakbola dan tinju sangat mungkin menjadi ajang pertaruhan. Tapi, mungkin juga karena prestasi “The Dragon” ini sangat luar biasa. Sejak 2003 mengalahkan Oscar Leon di Bali, praktis petinju ini tak pernah kalah.

Jadi, apa yang sesungguhnya bisa membuat kita tidak lupa sesuatu? Orientasi atau rasa senang kita akan sesuatu? Sukar menjelaskan orientasi ruang mana yang membuat kita tak melupakan Manohara maupun Miyabi tahun ini. Tapi, kesenangan kita melihat tangis orang lain bisa menjelaskan mengapa Manohara pernah membuat beberapa tabloid dicetak ulang berkali-kali. Selanjutnya, ini bisa menjelaskan kenapa kita sulit melupakan kasus bendungan Situ Gintung maupun gempa di Sumatra Barat.

Lebih dari kesukaan kita memandang kecantikan seseorang adalah kegemaran kita melihat tangis seseorang. Karenanya, tahun ini kita juga akan sukar melupakan Bu Minah, yang dihukum gara-gara ’hanya’ memetik tiga biji kakao. Kita tahu, karena usianya yang telah lanjut, Bu Minah tidak bisa dibandingkan dengan Manohara. Tapi, keduanya menimbulkan tangis. 

Lantas, hubungan Maria Ozawa alias Miyabi dengan tangis apa? Tidak ada hubungannya dengan air mata memang. Tapi, blasteran Jepang-Bule ini punya kaitan dengan sesuatu yang sifatnya seksual. Itu pula yang membuat kematian Michael Jackson sukar dilupakan. Raja pop ini, melalui suara dan gerakannya di panggung, telah menjadi simbol seks dunia sekaligus erotisme dunia.

Jawaban tentang landasan ingatan, ya, tetap dua hal itu; kesenangan dan orientasi. Makanya, untuk mencapai lokasi sarang-sarang hitam, seperti mafia dan tempat penculikan, mata kita ditutup. Tahu jalan-menuju sesuatu atau tahu orientasi, seseorang akan semakin gampang mengingat sesuatu itu. Seseorang yang tahu jalan menurunkan dalil Phytagoras, akan semakin lengket ingatan tentang dalil tersebut. Jauh dibanding yang sekadar hafal tanpa tahu dari arah mana dalil itu dirumuskan. 

Selain kesenangan dan orientasi, dendam juga membuat kita susah melupakan sesuatu. Agar diingat ibu-ibu, daripada memuji karena saking banyaknya orang yang sudah memuji, katakan saja dia gembrot. Ibu-ibu itu akan mengingat dirimu karena dendam sepanjang masa. Ingatan kita pada Syeh Puji, kasus Cicak dan Buaya tahun ini lebih banyak didasari oleh dendam ini. Bagaimana tidak dendam, di zaman serba susah seperti ini tiba-tiba ada orang demonstratif memamerkan kekayaannya. Bagaimana tidak nempel di benak, wong sebagian besar manusia terutama ibu-ibu sangat benci pada cicak. Tepatnya, geli karena warna kulit bagian bawahnya. Lalu benci dan selanjutnya bisa jadi dendam.

Tapi, kok, menurut saya sumber ingatan tetap hanya dua hal; kesenangan dan orientasi. Senang memelihara dendam, makanya jadi selalu ingat sesuatu yang kita dendami. Kenapa kita tidak belajar pada kasus tinja. Kita jijik, benci dan mungkin sebangsa dendam melihat tinja. Tapi, kita sering melupakan itu. Makanya, kita bisa makan-makan dan haha-hehe.

Bookmark and Share

0 Comments

Be the first to comment.

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.