Anti-keriput untuk Laki-Laki
February, 2nd 2010 | by Syahmedi Dean | 0
Dalam waktu kurang dari dua jam, saya mendapatkan respons yang lucu, informatif, usil, dan benar-benar jualan.
Bumi semakin tua, tapi usaha-usaha untuk memperlambat penuaan kulit manusia semakin gencar berkibar. Salah satunya, yang paling menarik dan elegan, adalah produk anti-aging—produk peremajaan kulit untuk melawan keriput.
Kalau diperhatikan, semua iklan produk anti-aging dikemas dengan menarik, dan semakin nyata mengesampingkan kaum pria. Atas ide itu, saya jadi ingin tahu apa reaksi teman-teman kalau saya bertanya tentang anti-aging untuk laki-laki. Media yang saya pakai, apalagi kalau bukan Facebook. Dalam waktu kurang dari dua jam, saya medapatkan respons yang lucu, informatif, usil, dan benar-benar jualan. Pertanyaan yang saya lempar di kolom status saya adalah “ada yang jual anti-aging for man nggak?”
Dan, inilah komentar-komentar dari teman-teman saya.
Just take a look at my groups in this Facebook, there is an anti-aging groups you can find. (14:14)
Hm, coba ke L’Oreal, deh, Mas. (14:14)
Loe liat aja infonya di Vanity Fair terbaru (Maret 2009, cover-nya Obama). Kali aja ada yang cocok. (14:17)
Waduh, botox aja, Mas. He-he-he. (14:19)
Hmm, there is no such thing as anti-aging. Botox works just fine, Mas. He-he-he. (14:21)
Kalau artis-artis Hollywood, ada yang pakai krim wasir. Mungkin perlu dicoba, Dean. (14:26)
Waduh, kenapa memang, Mas? (14:27)
Kemarin-kemarin, saya coba L'Oreal Vita Lift. Not bad. Mirip-mirip Idealist hasilnya, hanya beda di harga. Ha-ha-ha. Harga, mmm, hundred something. (14:46)
Kenapa, De? Udah tuaan, ya? Bagian dagu saja? Aku puas pake Olay. Coba aja. Tapi, itu buat seluruh muka, lho :D (14:51)
Kalau gue pake sabun mandi aja. Hi-hi-hi. (14:53)
Maaf, aye ndak jualan di Facebook. Coba liat aja di www.neimanmarcus.com atau pergi ke mal. (14:58)
Abis, biar praktis. Kalau mandi sekalian semuanya, biar mandinya nggak lama. (14:59)
Dean, serius ya? (15:01)
Tuh, kan. Saya pakai Retro-Lifting (TM) Cream, face treaming cream. Di boksnya tertulis, “Restores Suppleness, Lift & Firms, Sculpts & Contours, Re-Texturizes Skin.” Saya beli di Beijing. Harga kisaran 600-an RB. Barang sebenarnya dari Prancis. Kalo mau, titip saya aja, Dean. (15:20)
Dean, ke malnya bagian mana, sih? Di Neiman Marcus, kan, ada men's store-nya. Lalu, ada section Grooming, Skincare, banyak. Jangan-jangan tersesat lagi? (15:23)
Ganti judul dong, Mas. Jadi “A Serious Case of Benjamin Bottox”. He-he-he. (15:24)
Ya ampuuuuun, nggak rusak, tuh, muka? Restore sana, restore sini? Serem ah. Ada sample nggak? (15:26)
Nggak rusak! Kok rusak? Bahannya alami organik (kan presiden mencanangkan Go Organic tahun 2010), 0% zat kimia sintetis. Sama aset sendiri, kok, saya main-main, Dean. Cuma 1 boks kecil, dipakai 3x seminggu. Daripada coba sana coba sini, botox tumbuh kempis, mending langsung aja yang dipakai raja-raja dan presiden. Iklannya bilang begini, “Anda nggak perlu ke dokter bedah plastik lagi.” (15:39)
“Biar dokternya datang sendiri.” Bisa aja dikau, tahu kebutuhan pria Indonesia. (16:28)

0 Comments
Be the first to comment.